Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

KPK Tetapkan Walikota Dumai Zul AS Tersangka Suap dan Gratifikasi

Sabtu, 04 Mei 2019

Walikota Dumai Zulkifli AS. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Walikota Dumai Zulkifli AS sebagai tersangka kasus korupsi. Dugaan kasusnya berupa gratifikasi kamar hotel senilai Rp50 juta. Sejauh ini, lelaki yang akrap disapa Zul AS tersebut masih belum berkomentar

Sebelumnya, KPK menetapkan kader dan fungsionaris Partai Nasdem tersebut sebagai tersangka dalam dua kasus berbeda. Pertama kasus suap, dimana Zul AS diduga memberikan Rp550 juta kepada Yaya Purnomo, untuk meloloskan Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN-P tahun 2017 dan APBN tahun 2018.

Kasus kedua gratifikasi, dimana Zul AS diduga menerima gratifikasi berupa uang Rp50 juta dan fasilitas kamar hotel di Jakarta.

Di sisi lain, penetapan status tersangka Zul AS menarik perhatian sejumlah tokoh masyarakat di Kota Dumai, baik tokoh pemuda maupun tokoh adat. Tokoh pemuda Kota Dumai Guspian menyayangkan penetapan status tersangka tersebut.

"Sebagai generasi muda, kita sangat menyayangkan sekali penetapan status tersangka tersebut. Apalagi, jika mengingat masa periode pemerintahan Zul AS yang masih lama dengan program kerja yang belum semuanya dijalankan," kata Ketua KNPI Dumai tersebut, Jumat (3/5/2019).

Dia berharap, Zul AS selalu dilimpahkan kesehatan dalam menghadapi cobaan tersebut. "Percaya pada aturan hukum yang berlaku. Semoga Pak Zul AS selalu diberikan kesehatan dan kesabaran," ucapnya.

Di tempat terpisah, Ketua DPH LAMR Dumai Datuk Syahruddin mengaku belum bisa memberikan komentar terkait kabar tersebut. "Saya belum bisa berkomentar, karena kami dari LAMR Dumai akan menggelar rapat besok, untuk membahas sikap apa yang akan diambil dalam menanggapi kabar tersebut," tukasnya.

Rumah Dinas Zul AS Sepi
Usai penetapan Zul AS sebagai tersangka, rumah dinas walikota di bilangan Putri Tujuh tampak sepi. Sekira pukul 19.00 malam, di sekitar rumah dinasnya tak tampak aktifitas apapun.

Rumah dinas berwarna biru tersebut nampak terang oleh lampu di sekeliling bangunan yang menyala sejak menjelang petang. Seorang lelaki yang berjaga di pos penjagaan mengatakan, tak ada orang di rumah dinas bersebelahan dengan Pendopo Kota Dumai tersebut. (*)




Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribunpekanbaru


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus