Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Metro Pekanbaru

Kualitas Udara di Kota Pekanbaru Riau Berada di Level Tidak Sehat

Senin, 16 September 2019

ISPU di Jalan Sudirman Pekanbaru. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Asap pekat yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti sejumlah wilayah Riau, Senin pagi. Akibatnya, kualitas udara masih berada di level tidak sehat. Kondisi ini sedikit membaik dibanding sebelumnya di level berbahaya.

Sesuai data di situs resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Senin pagi terlihat, PM10 hanya pada angka 191,64. Artinya berada pada garis merah maron yang menandakan level tidak sehat.

Meskipun sudah menurun dari level berbahaya, aktivitas sekolah belajar mengajar masih diliburkan pemerintah, mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga tingkat perguruan tinggi di Riau.

Berdasarkan pantauan satelit yang dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mencatat, Senin pagi tercatat 73 hotspot di Riau.

Titik terbanyak ada di Kabupaten Rokan Hilir 40 titik, Pelalawan 12 titik, Inhil 6 titik, Dumai 5 titik, Inhu dan Kuansing masing-masing 3 titik dan Kampar bersama Bengkalis masing-masing 2 titik.

Sementara di Provinsi lain di Pulau Sumatera juga masih terpantau banyak hotspot diantaranya Sumsel masih terpantau 423 titik, Jambi 60 titik, Babel 58 titik, Lampung 55 titik, Kepri 18 titik, Sumut 8 titik, Sumbar 4 titik dan Bengkulu 2 titik.

Sedangkan kondisi cuaca sendiri pada pagi harinya Cerah Berawan dengan berpotensi jarak pandang yang menurun diakibatkan oleh kekaburan udara akibat partikel kering seperti asap dan haze.

Pada siang harinya Cerah Berawan dan masih Berpotensi jarak pandang yang menurun diakibatkan oleh kekaburan udara akibat partikel kering seperti asap dan haze. Selanjutnya sore hingga Malam hari juga masih cerah Berawan masih Berpotensi jarak pandang yang menurun diakibatkan oleh kekaburan udara akibat partikel kering seperti asap dan haze.

Dini hari juga Cerah Berawan masih Berpotensi jarak pandang yang menurun diakibatkan oleh kekaburan udara akibat partikel kering seperti asap dan haze.

BMKG juga beri Peringatan Dini kepada masyarakat untuk waspada terhadap penurunan kualitas udara dan jarak pandang akibat peningkatan polusi udara yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan.

Suhu udara masih pada kisaran 22.0 - 33.0 °C dengan kelembapan udara 55 hingga 95 persen, sedangkan angin berhembus dari arah tenggara ke Selatan dengan kecepatan 10 hingga 20 km/jam. (*)

 
 

Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribunpekanbaru


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus