Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Nasional

Kuasai Perkampungan Sekitar, Polri Petakan Kekuatan KKB Papua

Minggu, 12 November 2017

Sejumlah angota KKB di Tembagapura Papua.(Foto: Istimewa)

JAKARTA-Kepolisian Republik Indonesia saat ini masih melakukan pemetaan dan pendataan untuk mengetahui kekuatan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Tembagapura, Papua. Sebanyak 21 orang pelaku teror penembakan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasito Sabtu kemarin mengatakan, Polri masih mencoba melakukan upaya persuasif agar kelompok itu menghentikan aksi-aksi terornya. Namun hingga saat ini Polri belum bisa melakukan komunikasi dengan pimpinan KKB.

Setyo mengakui, Polri belum akan mengambil langkah tegas. Pemetaan dan pendataan dilakukan untuk mengetahui kekuatan KKB, termasuk kekuatan senjatanya. "Kita juga kerja sama dengan seluruh stakeholder. Termasuk TNI dan pemerintah daerah di sana," kata Setyo Warsito.

Menurut Kadiv Humas, ada satu orang korban tewas dari penyanderaan tersebut. Korban tewas itu ditemukan setelah polisi mendapat kabar bahwa ada satu keluarga melaporkan seorang anggota keluarganya keluar dari kampung.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Mustofa Kamal menerangkan, sebanyak 21 orang DPO itu menguasai perkampungan di dekat Kota Tembagapura, seperti Utikini Lama, Kimbeli hingga Banti.

Kelompok ini menghalang-halangi dan melakukan intimidasi kepada warga sipil untuk melintas ke Tembagapura untuk mendapatkan barang kebutuhan pokok sehari-hari. 

"Mereka diduga kuat bertanggung jawab atas berbagai aksi teror penembakan terhadap kendaraan dan fasilitas PT Freeport Indonesia beberapa waktu lalu, termasuk kasus penembakan terhadap anggota Brimob. Selain itu, juga kasus penembakan terhadap warga sipil, kepemilikan senjata api serta beberapa aksi lainnya sejak 2015 lalu," kata Kombes Mustofa dikutip  fokusriau.com dari republika.co.id

Saat ini, Polres Mimika telah merilis identitas 21 DPO tersebut. Hampir semua pentolan kelompok bersenjata ini berkedudukan di Kampung Utikini Lama, Tembagapura. Kelompok ini dijerat dengan Pasal 340 KUHP, Pasal 187 KUHP, Pasal 170 KUHP dan Pasal 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951. (andi affandi)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus