Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Lifestyle

Lebih Efektif Mana, Face Shield atau Masker Cegah Covid-19?

Minggu, 28 Juni 2020

Ilustrasi penggunaan face shield (m.economic.com)

PADANG- Masker dan face shield menjadi dua alat pelindungan diri yang saat ini paling banyak digunakan oleh masyarakat dalam mencegah penularan virus corona. Kedua alat pelindung diri tersebut memiliki kelebihan serta kekurangannya masing-masing.  

Meskipun keduanya memiliki kelebihan serta kekurangan masing-masing, tetapi banyak masyarakat yang menganggap bahwa face shield bisa memberikan perlindungan yang lebih baik ketimbang masker. Anggapan ini ada karena face shield dinilai lebih mampu melindungi bagian wajah, seperti mata, hidung, dan mulut secara maksimal dari droplet.

Lalu, benarkah anggapan masyarakat tersebut? Nah, agar kamu lebih mengetahui mana yang lebih baik di antara kedua jenis alat pelindung diri tersebut, berikut beberapa hal yang perlu kamu ketahui sebelum memilihnya, masker atau face shield.

Ada banyak keunggulan face shield yang menyebabkan orang-orang lebih menyukainya dibanding masker. Lebih mudah bernafas, lebih mudah didesinfeksi, dan bisa digunakan kembali ialah beberapa keunggulan yang bisa didapatkan ketika menggunakan face shield.

Namun, nyatanya, face shield bukanlah alat pelindung diri utama yang direkomendasikan dalam mencegah virus corona. WHO ataupun pemerintah, sampai saat ini, masih merekomendasikan masker sebagai alat pelindung diri yang utama.

Menurut dokter spesialis penyakit menular yang juga merupakan ketua kedokteran di NYU Winthrop Hospital, Bruce Polsky, face shield bagi masyarakat umum merupakan alat pelindung diri yang sifatnya tambahan atau pelengkap yang digunakan bersamaan dengan masker. Penggunan APD face shield tanpa masker sangat tidak direkomendasikan karena celah yang berada di sisi samping face shield sangat memungkinkan partikel kecil yang mungkin mengandung virus corona akan masuk dan menginfeksi tubuh.


Berbeda dengan masker, face shield juga tidak memiliki komponen penghalang yang mampu memblokir aerosol sekresi pernapasan dari penggunanya. Oleh karena itu, penggunaan face shield tanpa masker dinilai tidak efektif untuk mencegah virus corona.

Bagi Polsky, face shield merupakan APD ekstra yang wajib digunakan oleh tenaga medis atau pihak lainnya yang harus kontak secara berdekatan dengan orang yang berisiko tinggi terpapar virus corona. Hal ini dikarenakan face shield berguna untuk melindungi mata para tenaga medis ketika melakukan kontak yang dekat dengan seseorang yang memiliki -atau diduga memiliki- Covid-19.

Nah, itu dia beberapa hal yang perlu kamu tahu seputar penggunaan alat pelindung diri, masker dan face shield. Jangan lupa untuk tetap menggunakan masker ketika sedang berada di luar rumah, ya! (*)


Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Popbela.com



Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus