Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Advetorial

Lima Pelajar Payakumbuh dan Limapuluh Kota Lulus Seleksi Program Kemendikbud

Senin, 10 Juli 2017

Pelajar asal Payakumbuh dan Limapuluh Kota ikuti program Kemendikbud. (Foto:Istimewa)

PAYAKUMBUH-Lima pelajar asal Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) terpilih mengikuti program Belajar Bareng Maestro Kementerian dan Kebudayaan (Kemendikbud). Kelima pelajar Luak Limopuluah tesebut lulus mengikuti seleksi mandiri dan online yang diikuti 1.578 pendaftar di seluruh Indonesia.

Kelima pelajar ini adalah Arsilen dari SMKN 1 Payakumbuh, Muhammad Yusuf dari SMAN 3 Payakumbuh, Alif Rahmat Zuhdi dan Faet Oktadea Rahmat dari SMAN 4 Payakumbuh serta Gilang Kusuma Putra dari SMAN 1 Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota. Kelima pelajar ini lolos berdasarkan rapat selesksi peserta oleh tim narasumber dan maestro Belajar Bareng Maestro tahun 2017.

Keikutsertaan kelima pelajar asal Payakumbuh dan Limapuluh Kota sekaligus mewakili Sumatra Barat di ajang Belajar Bareng Maestro tahun 2017. Arsilen, pelajar SMKN 1 Payakumbuh mengatakan, dirinya bersama empat pelajar lainnya akan bertolak ke Jakarta besok pagi, Minggu 9 Juli 2017.

"Selain pengumuman lolos di website kemendikbud, kami juga diberitahukan via email oleh panitia. Besok kami akan berangkat ke Jakarta untuk pembekalan selama dua hari sebelum dikirim ke daerah maestro masing-masing," ujar Arsilen yang belajar bersama mastro seni rupa Indonesia Hanafi.

Diakui, dia sangat senang sekali dan bangga bisa mengikuti Program Bareng maestro ini. Sebab dirinya dapat belajar langsung dengan salah satu tokoh seni rupa Indonesia yang telah malang melintang di dunia seni.

"Saya memilih Hanafi karena memang tertarik dengan dunia seni rupa dan ingin mengembangkan bakat melukis yang saya punya. Semoga nanti setelah mengikuti program ini saya dapat mengembangkan kemampuan dalam melukis di Payakumbuh khusus di sekolah dan kepada orang-orang sekitar," kata Arsilen yang kini tengah duduk di bangku kelas XI-DKV SMKN 1 Payakumbuh.

Arsilen sendiri belajar dengan maestro seni rupa Hanafi di Jakarta. Kemudian Muhammad Yusuf dari SMAN 3 Payakumbuh belajar dengan maestro seni teater Asia Ramli di Makassar dan Gilang Kusuma Putra dari SMAN 1 Lareh Sago Halaban belajar dengan maestro seni musik Dedek Wahyudi di Solo.

Sedangkan Alif Rahmat Zuhdi dan Faet Oktadea Rahmat dari SMAN 4 Payakumbuh, masing-masing belajar dengan maestro seni musik Caro David Habel Edon di Kupang dan maestro seni tari Zakaria di Lombok Utara. Kelimanya akan mengikuti Program Kemendikbud RI Belajar Bareng Maestro tahun 2017 selama 15 hari sampai 24 Juli mendatang. (zulfiar trisananda)



Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus