Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Utama

Luar Biasa... Tahun Ini Gaji PNS Dumai Mencapai Rp10 Juta

Minggu, 27 Januari 2013


DUMAI-Tahun ini, pegawai negeri sipil di lingkungan Pemko Dumai diusulkan untuk menerima gaji dan tunjangan Rp10 juta lebih per bulan. Nilai tersebut memang terbilang fantastis ditengah anggaran belanja daerah yang ngos-ngosan dan sulit membiayai pembangunan kota.

Besarnya nilai gaji dan tunjangan pegawai tersebut, terungkap ketika pembahasan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) RAPBD 2013 antara Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Dumai, di DPRD Dumai, akhir pekan lalu.

Seluruh anggota banggar tercengang begitu melihat besaran tunjangan yang nilainya sangat fantastis tersebut. Contohnya, gaji dan tunjangan yang akan diterima pegawai eselon III A yang bertugas di Kecamatan Dumai Barat mencapai Rp10 juta lebih per bulannya, dengan rincian, gaji pokok sebesar Rp3,7 juta, tunjangan keluarga Rp120.000, tunjangan jabatan Rp1,2 juta, tunjangan khusus Rp2,4 juta, tunjangan umum Rp185.000, tunjangan pegawai Rp1,6 juta, tunjangan berdasarkan beban kerja Rp1,4 juta dan tunjangan berdasarkan prestasi kerja Rp5,5 juta serta tunjangan berdasarkan tempat tugas Rp400.000.

Jabatan struktural eselon III tersebut seperti jabatan camat, kepala bagian dan kepala bidang. Komponen tunjangan berdasarkan prestasi kerja mendapat perhatian serius anggota banggar. Mengingat jumlah dan peruntukanya dinilai tidak rasional. "Hampir 52 pegawai di Kecamatan Dumai Barat dapat semua tunjangan berdasarkan prestasi kerja. Tolong jelaskan kriteria tunjangan prestasi itu apa, ko semua PNS dapat, dan diberikan setiap bulan selama satu tahun. Contoh eselon III, untuk tunjangan prestasi Rp 5,5 juta," tanya anggota Banggar dari Fraksi Bintang Keadilan Pembangunan (BKP), Amris saat itu.

Banggar juga terkaget-kaget begitu mendengar penjelasan TAPD yang menyebutkan, berdasarkan Perwako nomor : 63 tahun 2011, tunjangan prestasi dan sejumlah tambahan penghasilan itu diberikan untuk semua pegawai eselon.
"Seharusnya, prestasi itu berdasarkan produktivitas. Kinerja yang dinilai. Kok ini semua pegawai dapat tunjangan prestasi yang diberikan setiap bulan lagi," kata anggota banggar dari F-PAN, Zainal Abidin.

Sementara dari F-PDI Perjuangan, Khairul Saleh tak kalah kaget begitu mengetahui munculnya tunjangan prestasi dan tambahan penghasilan beban kerja berdasarkan Perwako No. 63 tahun 2011. DPRD mengaku tidak pernah diberitahu adanya perwako yang mengatur penambahan take home pay PNS tersebut.

"Berarti kalian membohongi kami selama ini. Kenapa tidak transparan dalam penyusunan gaji PNS. Sebagai lembaga, DPRD merasa dilecehkan dan keweca karena tidak diberitahu adanya perwako  tersebut. Kami merasa kecolongan, karena ini sudah diterapkan sejak satu tahun lalu," kata Khairul Saleh dengan nada emosional.

"Jadi ini aturan baru? Coba hitung berapa penambahan anggaran dengan adanya perwako ini. Wajar kalau Dumai tidak bisa maju, karena uangnya habis buat pegawainya," kata anggota banggar lainnya, Tito Gito meradang.

Dengan adanya komponen tunjangan baru itu, pos belanja pegawai bertambah sekitar Rp140 miliar sejak dua tahun terakhir. Untuk RAPBD 2013, total belanja pegawai 2013 untuk  4.786 PNS nilainya Rp423 miliar atau sekitar 40 persen dari total R-APBD yang hanya Rp1 trilliun saja. (trp/den)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus