Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Pendidikan

Mahasiswa Kukerta Universitas Riau Taja Workshop Pengolahan Ikan Lomek Salai

Kamis, 25 Juli 2019

Foto bersama mahasiswa Kukerta UR. (Foto:Istimewa)

MERANTI-Mahasiswa Universitas Riau (UR) yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) di Desa Alai, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti, Riau menaja workshop pengolahan ikan lomek salai (pengasapan). 

Kegiatan itu dianggap perlu, lantaran Desa Alai merupakan penghasil ikan lomek namun pengolahannya belum begitu maksimal. 

Koordinator Desa (Kordes) Mahasiswa Kukerta UR di Desa Alai, M Riyan Al-Rasyid menyebut, desa tersebut merupakan penghasil ikan lomek. Pada musim-musim tertentu, pendapatan nelayan setempat melimpah, membuat ikan lomek tidak memiliki harga jual yang bagus. Atau bahkan pernah terbuang, akibat pengolahannya belum begitu maksimal. Padahal,ikan lomek tersebut bermanfaat untuk tubuh karena memiliki protein yang tinggi.

"Inilah salah satu alasan kenapa kita memilih Desa Alai sebagai sebagai lokasi program Tematik UR tahun ini. Yaitu untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat desa melalui hasil asli desa yang lebih dominan ke hasil laut," kata Riyan, Kamis (25/7/2019).

Ditambahkan, tujuan workshop untuk mengajak masyarakat memaksimalkan olahan hasil tangkapan masyarakat setempat. Selain telah dibuat nuget lomek oleh kelompok pengrajin, nantinya lomek salai juga bisa dijadikan oleh-oleh khas Desa Alai. 

Mereka memperkirakan keuntungan dari pengolahan ikan lomek salai ini sangat terjamin dan diharapkan juga pihak pemerintah desa mendukung penuh usaha kecil menengah ini terus berlanjut walau nantinya mereka sudah tidak mengabdi (Kukerta) lagi.

Pj Kades Alai Jaizir menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh Mahasiswa Kukerta UR. Dia berharap, pembinaan bisa terus berlanjut dan mahasiswa bersangkutan bisa berkoordinasi dengan para dosen di kampusnya untuk turun dan membuat program pengembangan di desa-desa.

Dengan begitu, nantinya para nelayan dan pelaku usaha di Desa Alai bisa lebih berkreasi dan menghasilkan banyak produk turunan dari ikan lomek. "Kita tetap mendorong apapun kegiatan positif yang ada di desa. Semoga dengan banyaknya ilmu pengolahan hasil asli daerah kita ini, bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kegiatan tersebut digelar di kantor Desa Alai itu melibatkan pemdes, nelayan, pelaku usaha, dan masyarakat setempat. (*)






Penulis: Syafrizal
Editor: Boy Surya Hamta


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus