Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Utama

Maju Pilgubri, Kolonel Czi I Nyoman Gantikan Tugas Danrem Brigjend TNI Edi Natar

Selasa, 13 Februari 2018

Brigjen TNI Edy Natar Nasution (kiri) salam Komando dengan Kolonel Czi I Nyoman. (Foto:Sindonews)

PEKANBARU-KPU Riau secara resmi sudah menetapkan nomor urut pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau periode 2018-2023. Dengan demikian, seluruh pasangan calon yang masih menjabat sebagai anggota legislatif dan militer secara resmi dinyatakan berhenti. 

Sementara untuk kepala daerah seperti Gubernur dan Walikota atau Bupati otomatis mulai memasuki masa cuti dan tidak bisa lagi menggunakan fasilitas negara selama masa kampanye dan pencoblosan berlangsung. 

Salah seorang kontestan di Pilgubri, Komandan Korem 031 Wirabima Brigjen TNI Edy Natar Nasution juga telah mengundurkan diri dari jabatannya. Sebagai gantinya, Mabes TNI mengamanahkan tongkat komando kepada Kolonel Czi I Nyoman Parwata yang sekarang menjabat sebagai Kepala Staf Korem Wirabima Pekanbaru. 

Hal ini berdasarkan Surat Perintah Nomor sprint/229/I/2018 yang ditandatangani Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Cucu Somantri. Brigjen TNI Edy Nasution sendiri telah menerima surat petikan keputusan Panglima TNI Nomor Kep/84/I/2018 tentang Pemberhentian dengan Hormat Dari Dinas Keprajuritan TNI.

"Karena beliau mengajukan pensiun dini dan sudah disetujui. Beliau saat ini ikut serta mencalonkan diri sebagai bakal calon Wakil Gubernur Riau 2018," kata Plt. Komandan Korem Wirabima Kolonel Czi I Nyoman Parwata kepada wartawan, Senin (12/2/2018).

Dengan pensiun dini tersebut, kini statusnya berganti menjadi Brigjen TNI (purnawirawan). Jadi setelah hari ini, maka yang bersangkutan sudah tidak boleh menggunakan fasilitas Korem 031/WB.

Sementara itu, Brigjen (Purnawiran) TNI Edy Natar mengatakan, sebagai seorang prajurit TNI tidak boleh terlibat dalam politik. Apabila prajurit tersebut berniat maju dalam Pilkada dan politik, yang bersangkutan harus mengundurkan diri dari TNI. Hal itu telah diatur dalam UU tentang netralitas TNI. "Seharusnya saya pensiun tahun 2019," tegasnya dikutip FokusRiau.Com dari sindonews.com.

Setelah melepas jabatan dan mengundurkan diri dari prajurit TNI, Brigjend TNI Edy Natar berpamitan kepada bawahannya. Pada Pilkada Riau ini, Edy Natar berpasangan dengan Syamsur. Pasangan ini diusung PAN dan PKS. Pilkada di Riau diikuti empat pasangan. (andi affandi)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus