Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Mantan Pejabat BPBD Sumbar Digerebek di Kamar Hotel, Diduga Berbuat Mesum dengan Oknum Dosen

Selasa, 10 Juli 2018

Ilustrasi. (Foto:Istimewa)

PADANG-Seorang mantan pejabat BPBD Sumbar berinisial AE digerebek petugas Pol PP dan Damkar Sumbar saat berduan dengan wanita yang bukan istrinya dalam kamar di salah satu hotel yang berada di kawasan Ulak Karang, Kota Padang, Sumbar, Senin (9/7/2018) siang.

Ironisnya, penggerebekan yang dilakukan belasan petugas Penegak Perda itu juga diikuti istri sang mantan pejabat yang dikenal cukup aktif dan dekat dengan kalangan wartawan di Sumbar tersebut.

Kepala Dinas Pol PP dan Damkar Provinis Sumbar Zul Aliman mengakui kalau anggotanya telah menggerebek seorang ASN Pemprov Sumbar sedang berduaan dengan seorang wanita yang bukan istrinya di kamar hotel. "Ya benar, digerebek sekitar pukul 13.30 WIB tadi di sebuah kamar hotel nomor 105 di kawasan Ulak Karang. Saat ini kasus penggerebekan itu masih dalam proses mediasi," kata Zul Alimin, Senin malam.

Istri dari AE, menurut Zul Alimin, telah mau berdamai dengan suaminya, termasuk OS. Namun istrinya mengajukan syarat, OS harus dijemput suaminya dan membuat surat pernyataan berisi tentang keterangan sejauh mana hubungan suaminya dan OS. "Informasi terakhir, istri dari AE itu mau mengalah, namun dengan syarat. Jadi, kita tunggu dulu bagaimana perkembangan selanjutnya," ungkap Zul.

Dikatakan, OS merupakan sorang dosen di Bukittinggi. Saat digerebek, petugas menemukan wanita berusia 40 tahun itu sedang main laptop dengan mengenakan baju tidur. Sementara AE, berada di dalam kamar mandi hotel tersebut.

Mendengar adanya suara ribut-ribut, AE pun keluar dari kamar mandi. Ternyata di luar kamar mandi, dia melihat istrinya bersama sejumlah petugas Pol PP dan Damkar Provinsi Sumbar. AE pun malu dan tak dapat berkutik di hadapan istrinya. "Waktu di kamar hotel, petugas sempat berusaha menenangkan istri dari AE, dan menyarankan untuk diselesaikan secara kekeluargaan, namun karena tidak ada kata sepakat, AE dan pasangannya OS, kemudian dibawa ke kantor untuk di BAP," ujarnya.

Kasus penggerebekan ASN di kamar hotel itu, berawal dari laporan istri AE ke Pol PP dan Damkar Pemprov Sumbar bahwa suaminya masuk ke kamar hotel dengan seorang wanita. Kemudian, petugas pun bergerak ke hotel tersebut untuk melakukan pengecekan. "Dari pengecekan tersebut, ternyata memang benar bahwa AE dan OS berada di dalam kamar hotel sejak satu jam sebelum keduanya digerebek petugas," tukasnya. (*)





Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribunpekanbaru


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus