Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Metro Pekanbaru

Masuki Usia 234 Tahun, Pekanbaru Kian Mantapkan Langkah Menuju Smart City

Selasa, 26 Juni 2018

Walikota Pekanbaru DR Firdaus MT memimpin upacara HUT ke 234. (Foto:Humas)

PEKANBARU-Hari pertama kerja usai menjalani cuti Kampanye Pilgub Riau, Walikota Pejanbaru DR Firdaus MT langsung memimpin upacara Hari Ulang Tahun Pekanbaru ke 234 di gedung baru Pemko Pekanbaru, Kecamatan Tenayan Raya, Senin (25/6/2018). Gedung baru tersebut sekaligus menjadi kado istimewa dan pembuktian kepemimpinan Firdaus-Ayat Cahyadi dalam memajukan Pekanbaru menuju Smart City.

"Alhamdulilkah begitu banyak tokoh dan masyarakat yang hadir pada upacara ini. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk Pekanbaru ke depannya," ujar Firdaus.

Menurutnya, komplek Perkantoran Tenayan Raya merupakan kado Pemko Pekanbaru dalam memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. "Nantinya pelayanan kepada masyarakat diharapkan bisa menjadi lebih efektif. Karena semua pusat perizinan akan berada di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kantor Sudirman. Insha Allah, tahun 2019 Komplek Perkantoran Tenayan Raya dan MPP akan beroperasi efektif," urainya.  

Diakui, operasional komplek Perkantoran Tenayan Raya sedikir molor dari jadwal, akibat persoalan teknis. Namun demikian, menurut Firdaus, tahun ini lima gedung kantor akan dikerjakan dan anggarannya sudah ada. Tahun 2019 sudah mulai efektif dioperasikan.
 
 
Walikota menandatangani sekaligus melaunching Sitem Pelayanan Administrasi Terpadu. (Foto:Humas) 
 
Tahun 2018, Pekanbaru memang semakin menunjukkan kemajuan. Beragam prestasi sudah diraih di awal tahun. Selain memiliki kinerja ASN yang baik, kepimpinan yang berkualitas membuat sikap pesimisme dunia investasi Riau dalam tiga tahun terakhir berangsur membaik.

Pertumbuhan ekonomi yang melambat dan terus turun di bawah 3 persen sebelumnya menjadi mimpi buruk bagi pembangunan di negeri kaya ini. Investasi yang minim, pergerakan ekonomi yang lamban, penyerapan tenaga kerja yang kurang, telah membuat Negeri Lancang Kuning berada di ambang keraguan. Apalagi komoditi andalan minyak dan gas yang semakin menipis, semakin tegas membuat performa ekonomi Riau yang buruk.
 
Namun di tengah muramnya ekonomi Riau, kapasitas kepemimpinan Firdaus-Ayat Cahyadi ternyata mampau mengokohkan beberapa pilar ekonomi Pekanbaru. Buktinya, Pekanbaru sebagai pusat pemerintahan, pusat wilayah kekuasaan dan pusat ekonomi Riau mampu bertahan bahkan mampu mendatangkan investasi sepanjang tahun 2017 dengan nilai cukup fantastis. 
 
 
Walikota Firdaus MT memperoleh penghargaan sebagai pemimpin visioner.(Foto:Humas) 
 
Bahkan, target investasi Rp4,7 triliun yang dibebankan kepada Dinas Penanaman Modal PTSP Pekanbaru mampu ditembus hanya pada triwulan III. Karena prestasinya itulah, Pekanbaru kemudian dinobatkan sebagai daerah tujuan investasi terbaik di Indonesia. Penyerahan penghargaan sudah dilangsungkan secara meriah di Jakarta, awal April 2018 lalu.
 
Raihan prestasi ini menjadi momentum penting bagi Pekanbaru. Dengan diraihnya prestasi ini, artinya Pekanbaru berhasil mempertahankan tradisi daerah tujuan investasi terbaik di Indonesia sebanyak lima kali berturut-turut. 

Terbaru, sempena peresmian perkantoran Tenayan Raya, Pemko Pekanbaru menandatangani perjanjian kerjasama (Mou) dengan BRI dan launching beberapa program smart city. Seperti launcing pada Dinas DPPA E-Cikpuan di Kecamatan Bukit Raya dan beberapa dinas lainnya. 
 
 
Pemko Pekanbaru menandatangani perjanjian kerjasama (Mou) dengan BRI dan launching beberapa program smart city. (Foto:Humas) 
 
Ini semakin membuktikan bahwa Kota Pekanbaru semakin berkembang dan melankah maju, terutama di bidang teknologi. Dengan demikian, visi dan misi menjadikan Pekanbaru sebagai smart city yang madani bisa tercapai dengan baik.

Dengan banyaknya prestasi yang diraih Pekanbaru, tentu saja memiliki sebuah konsekuensi. Selain harus terus mempertahankan, Pemko Pekanbaru juga harus mau menjadi guru banyak orang dan pemerintahan. Saat ini semakin banyak orang yang belajar ke Pekanbaru. Mereka datang dari hampir seluruh Indonesia.
 
Bahkan, berbagai produk Pekanbaru yang menjadi rule model nasional, seperti Pekanbaru Command Center (PCC) yang merupakan pusat kendali data di Pemko Pekanbaru juga mulai dicontoh daerah lain. PCC tersebut terbukti telah menginspirasi banyak daerah, terutama di Sumatera. Selain itu, masih banyak produk kebijakan yang juga dijadikan role model oleh pemerintah pusat di Pekanbaru. (adv/diskominfo)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus