Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Pendidikan

Matangkan Persiapan, Panitia PRB 2019 Optimistis Bisa Capai Target 1.800 Peserta

Jumat, 11 Januari 2019

Acara PRB tahun 2018. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Setelah menggelar simulasi, Sabtu lalu di Ruang kuliah F3, panitia Pekan Raya Biologi (PRB) 2019 terus bekerja ekstra mempersiapkan acara yang tinggal hitungan hari diselenggarakan, 21-26 Januari 2019. 

PRB akan menghadirkan peserta dari tiga provinsi, Kepri, Riau dan Sumbar. Ketua Pekan Raya Biologi Eko menyampaikan, pembukaan PRB 2019 akan berlangsung di Ruang Serbaguna FKIP Universitas Riau. “Untuk pembukaan kami akan menghadirkan gubernur, Kepala Dinas Pendidikan Riau, Rektor Unri dan Dekan FKIP Unri,” ujarnya, Jumat siang.

Setelah pembukaan yang dikonsep meriah, peserta PRB 2019 diarahkan menuju lokasi perlombaan. Adapun cabang yang diperlombakan adalah Uji Kompetensi Tertulis (UKT) SMP-SMA,  Uji Kompetensi Laboratorium (UKL) SMP-SMA, Cepat-Tepat (CT) SMP-SMA, Lomba Melukis SMP-SMA, Mading 3D SMP-SMA, Bio Expo School Competition SMP-SMA, Lomba Fotografi SMA-Mahasiswa, Lomba Karya Tulis Remaja (LKTR) dan Poster Ilmiah SMA serta Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional untuk tingkat mahasiswa.

Selain menyajikan serangkaian perlombaan, Pekan Raya Biologi 2019 juga adakan Seminar Nasional dengan tajuk “Tantangan dan Peluang Pendidikan di Era Revolusi Industri 4.0 untuk Menuju Generasi Emas”. 

Seminar menghadirkan Indra Charismiadji selaku Pakar Pengamat dan Praktisi Pendidikan serta Dr. Reni Suryanita, M.T, dosen Teknik Sipil Universitas Riau. Untuk cabang Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional, panitia telah merilis hasil pengumuman karya yang dapat maju ke babak final untuk mempresentasikan tulisannya. 

Adapun lima tim yang lolos, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (UNDIP), Institut Pertanian Bogor (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Sebelas Maret (UNS). 

“Nantinya, para finalis dari universitas luar ini akan kami ajak untuk mengunjungi beberapa tempat, mulai dari keliling kampus Unri, Jembatan Siak III, Pasar Bawah, Wisata Rumah Jamur Nando dan Masjid An-Nur Pekanbaru,” tutur Tiwi, koordinator acara.  

Ketua koodinator Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Riau, Dr. Hj. Evi Suryawati, M. Pd mendukung penuh semua kegiatan yang diadakan, khususnya dibidang pendidikan. Lebih lanjut, ia sampaikan bahwa olimpiade ini juga bertujuan untuk menciptakan generasi yang intelektual baik dalam skala daerah maupun nasional. “Kami selalu inginkan inovasi tiap tahunnya dari mahasiswa Pendidikan Biologi, terutama dalam olimpiade yang rutin diadakan tiap tahun ini,” tukasnya.

Meski mendapatkan urutan ke-tiga setelah olimpiade Kimia dan Fisika, Pekan Raya Biologi 2019 tak kalah dalam jumlah peserta. Eko mengatakan, PRB punya nama dan keistimewaan sendiri. Itulah mengapa jumlah peserta PRB tak pernah kalah diantara olimpiade FKIP lainnya. “Di acara ini kami selaku panitia juga mengasah kreatifitas dan kemampuan kami dalam mengelola acara besar,” tuturnya.

Mendekati hari-H, stand pendaftaran tetap terus dibuka hingga hari pertama kegiatan dan tetap melayani peserta maupun sekolah yang ingin bertanya lebih lanjut. Technical meeting diadakan sehari sebelum pembukaan. Peserta dapat mendaftarakan diri secara langsung ataupun melalui telefon. Uang pendaftaran juga dapat dibayar langsung ataupun transfer melalui rekening.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai biaya pendaftaram, nomor rekening, serta mekanisme perlombaan, calon peserta dapat mengakses laman web PRB di https://pekanrayabiologi.wordpress.com/. (*)






Penulis: Andi Affandi
Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: PRB 2019


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus