Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Pemkab Inhil

Maulid Nabi Merupakan Tradisi Peringati Hari Lahir Rasulullah Muhammad SAW

Rabu, 13 Desember 2017

Bupati HM Wardan menyampaikan sambutannya. (Foto:Diskominfo/FokusRiau.Com)

INDRAGIRI HILIR-Bupati HM Wardan mengatakan, gelaran maulid Nabi Muhammad SAW merupakan tradisi untuk memperingati kelahiran Rasulullah. Hal itu diutarakan Bupati kala menghadiri maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Mu'awanah, Jalan Tanjung Harapan, Tembilahan, Rabu (13/12/2017) malam.

Bupati mengatakan, hari lahir Nabi Muhammad SAW memang sudah sepantasnya untuk dikenang karena perjuangannya yang luar biasa dalam menegakkan Islam pada masanya. "Acara memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW dilakukan setiap tahun sekali oleh umat Islam seluruh dunia. Kita harus memperingatinya supaya dapat terus mengenang bagaimana perjuangan Nabi Muhammad SAW pada zaman itu," ujarnya.

Atas perjuangan yang luar biasa kala itu, maka sudah semestinya seluruh ummat Muslim, terutama di Kabupaten Inhil, dapat meneladani Rasulullah di dalam kehidupan yang dijalani.

"Diharapkan, agar masyarakat bisa meneladani Nabi Muhammad dalam kehidupan sehari-hari untuk menjadi pimpin baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun di lingkungan," ungkapnya.

Dituturkan, sikap dan prilaku yang seyogyanya diteladani dari Rasulullah SAW oleh masyarakat dapat dimulai dari hal-hal yang sederhana, misalnya menjaga silahturrahmi sesama ummat.

"Terus jaga silahturrahmi sesama umat, baik dengan tetangga, sahabat, keluarga, maupun seluruh umat di muka Bumi ini. Tak ada gunanya kita berselisih atau bermusuhan, karena Nabi Muhammad SAW tidak pernah mengajarkan umatNya berpecah belah," imbau HM Wardan.

Sebagai tambahan, maulid Nabi Muhammad SAW diisi dengan tausyiah oleh Al Ustadz Fery Idha LC. Beliau mengulas tentang pentingnya menjaga kerukunan antar sesama. Beberapa pesan moril pun termaktub dalam isi tausyiah yang diberikan, seperti jangan suka berselisih, tidak mencari kesalahan orang lain dan senantiasa mengoreksi kesalahan pada diri sendiri.

Pesan moril yang disampaikan, menurut Fery Idha, merupakan sikap dan perilaku yang senantiasa dijauhi Rasulullah SAW. Senada dengan Bupati, Al Ustadz Fery Idha LC meminta, agar kaum muslim dapat istiqomah melaksanakan Sunnah Rasullullah SAW sebagaimana pesan moril yang tersirat dalam tausyiahnya. (adv/diskominfo)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus