Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Daerah

Melihat Pemukiman Warga di Inhu yang Jadi Langganan Banjir, Diusulkan Tidak Ada Realisasi

Sabtu, 02 Juni 2018

Kondisi pemukiman penduduk di Inhu kebanjiran. (Foto:Obrin/FokusRiau.Com)

INDRAGIRI HULU-Sejak beberapa hari terakhir, curah hujan di sejumlah wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau memang terbilang cukup tinggi. Dampaknya, pemukiman padat penduduk, areal pertanian dan berbagai fasilitas umum selalu akan jadi sasaran banjir. 

Di Inhu sendiri, terdapat beberapa daerah langganan banjir. Salah satunya pemukiman warga di Gerbang Sari RT 02, RW 03 Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat. Wilayah ini selalu dilanda banjir akibat tidak adanya drainase.

"Jangankan saluran air untuk mengalirkan banjir kiriman, drainaise lingkungan saja tidak ada. Makanya kami terus jadi sasaran banjir bila hujan," ujar Ketua RT 02 Edi Hariyono kepada FokusRiau.Com, Jumat kemarin.

Memang sebelumnya, Dinas PUPR bersama Dinas Perkim Inhu sudah meninjau wilayah ini saat banjir besar melanda. "Bahkan mereka juga sudah mengambil gambar untuk dokumen. Mereka  juga menyarankan kami membuat proposal pembangunan drainase sepanjang Jalan Rahmat kepada pemerintah. Alhasil, proposal sudah sering diusulkan, realisasinya nihil," kata Edi.

Bicara prioritas pembangunan, tentunya pembangunan drainase di Jalan Rahmat sepanjang hampir 800 meter tersebut untuk sampai ke parit induk bisa menjadi prioritas dalam mengantisipasi banjir yang selalu menghantui warga. Sebab selain berfungsi sebagai saluran air, drainase tersebut juga berfungsi untuk mengalirkan limbah rumah tangga demi memastikan lingkungan bersih.

Di sisi lain, daerah langganan banjir lainnya adalah sepanjang Jalan Poros Pematangreba-Rengat. Persoalan sama kembali muncul, yakni drainase. Akibatnya, begitu hujan dengan intensitas tinggi maka pemukiman warga akan banjir. Tak hanya itu, badan jalan juga akan cepat hancur.

"Kami orang kecil ini, tolong lah diperhatikan. Bila banjir dan masalah lingkungan dapat teratasi, tentunya masyarakat akan senang dan menyakini kalau pemerintah bekerja untuk masyarakat," ungkap Edi. (*)


Penulis: Obrin 
Editor: Boy Surya Hamta


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus