Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Politik

Menelisik Dua Langkah Politik Surya Paloh yang Kemudian Menjadi Sorotan

Kamis, 15 Agustus 2019

Ketua Umum NasDem Surya Paloh. (Foto:Merdeka.com)

JAKARTA-Langkah politik Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh sejak beberapa pekan terakhir terus menjadi sorotan. Lantas, benarkah Surya Paloh tengah melakukan manuver di balik koalisi Jokowi?

Kabar tersebut langsung dibantah tegas NasDem. Sikap Paloh semata-mata hanya meredam situasi politik yang sempat menghangat. Berikut dua sikap mengejutkan Surya Paloh pasca kemenangan Jokowi-maaruf Amin.

1. Bertemu Anies Baswedan
Beberapa waktu lalu, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengundang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan makan siang di kantor DPP Nasdem, Jakarta Pusat. Keduanya bertemu kurang lebih dua jam.

Anies mengaku pertemuan dengan Paloh membahas perkembangan kota Jakarta. Dia mengatakan siap menuntaskan tugas di Jakarta. Sementara itu, Paloh menyatakan siap mendukung Anies secara lahiriyah dan batiniyah. "Ya pastilah (dukung Anies), lahiriyah batiniyah. Tergantung Anies," ujar Surya.

Akan tetapi pernyataan itu langsung dibantah oleh Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G Plate. Menurut Plate, Surya Paloh tidak pernah menyebut hal semacam itu. "Siapa yang bilang? Tidak ada sama sekalian yang bilang capres. Yang ditanya 2024. Ya semua putra, putri bangsa silakan tetapinya dibuktikan dulu. Nanti kan ada prosesnya," kata Plate di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/7/2019).

Seperti diketahui, NasDem bukan salah satu partai pengusung Anies saat pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. Saat itu, Partai NasDem merupakan partai pertama yang mendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat.

2. Bakal Bertemu PKS
Tak hanya dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, lawan politik lain yang akan ditemui Ketua Umum Partai NasDem adalah Presiden PKS Sohibul Iman. Kabarnya dalam waktu dekat Surya Paloh dan Sohibul Iman akan bertemu. Keduanya sudah membuat jadwal untuk pertemuan itu.

"Sudah janjian kontak-kontakan Pak Surya dengan Pak Sohibul," kata seorang sumber merdeka.com di lingkaran NasDem.

Meski begitu, belum diketahui akan membahas apa dalam pertemuan itu. Untuk diketahui PKS merupakan partai oposisi pada Pilpres 2019. PKS partai pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, sementara Nasdem mengusung Jokowi-Ma’ruf Amin.

Bagaimana tanggapan NasDem
Rencana pertemuan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh dengan PKS menjadi perbincangan. Rencana itu dianggap bahwa Surya Paloh mendekati PKS untuk membuat poros baru. Akan tetapi anggapan itu langsung dibantah tegas Sekjen NasDem Johny G Plate. Dia menegaskan, jikapun sang ketum bertemu dengan elit politik oposisi, itu merupakan silaturahmi biasa.

"Kalau kabar sekarang saya bilang tidak ada, jadi jangan kembangin kabar-kabar burung dalam politik, tapi kalau suatu saat nanti bertemu dengan Pak Prabowo, bertemu Pak SBY, bertemu Pak Zul, bertemu dengan Pak Sohibul, apa salah itu? Enggak salah bertemu komunikasi harus ada, sikap politik tetap masing-masing, itu supaya jelas," katanya, Selasa (13/8/2019) lalu. (*)




Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Merdeka.com


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus