Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Mengaku Anggota BIN Untuk Menipu

Senin, 06 Agustus 2012


PEKANBARU-Pupus sudah keinginan Yasneli untuk memiliki sebuah laptop dengan harga murah. Sebab, wanita paruh baya yang tinggal di Jalan Bukit Barisan, Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru ini telah menjadi korban penipuan Zulkifli, lelaki yang mengaku sebagai anggota Badan Intelijen Negara (BIN) berpangkat mayor.

Usut punya usut, Zulkifli hanya terdaftar di sebuah LSM Badan Investigasi Nasional yang disingkatnya dengan sebutan BIN. Atas aksi Zulkifli, uang Rp6 juta milik Yasneli untuk membeli laptoppun raib, karena uang tersebut sudah disetorkan Yasneli kepada Zulkifli. Namun latop yang dijanjikan tak kunjung datang.

Merasa tertipu, Yasneli menceritakan ulah Zulkifli kepada tamannya yang juga anggota Radio Penduduk Indonesia (RAPI) beberapa waktu lalu. Setelah Yasneli menceritakan kejadian yang dialaminya, termasuk ciri-ciri pelaku ternyata aksi pelaku juga sudah dilakukannya di beberapa tempat lain namun dengan modus berbeda, yakni menjanjikan korban menjadi anggota BIN dengan syarat membayar uang pendaftaran sebesar Rp300 ribu dan Uang baju Rp300 ribu pula.

Korbannya kali ini adalah Ahmad yang juga anggota RAPI. Dia mengaku telah menyetorkan uang pendaftaran kepada tersangka seperti yang diminta. Beberapa hari setelah uang tersebut disetorkan, Ahmad mulai curiga karena tanda-tanda keseriusan tersangka mengurus pendaftaran korban menjadi anggota BIN tidak ada. Ketika ditanya, pelaku menjawab duitnya belum cukup.

Merasa tertipu, Ahmad dan Yasneli serta beberapa teman-teman lainnya mengatur siasat untuk menjebak tersangka. Ahmad mencoba menghubungi pelaku dengan dalih ingin melunasi sisa uang. Karena ingin mendapat duit, pelaku percaya dan keduanyha kemudian membuat janji bertemu di SPBU Jalan Riau, Sabtu (4/8) malam, tepatnya di ATM Mandiri. 

Selanjutnya, teman-teman korban yang lain bersiaga tak jauh dari lokasi. Begitu tersangka berada di lokasi, korban dan teman -temannya langsung menyergap tersangka. Saat ditanya, tersangka yang mengenakan baju merah dengan celana bermotif loreng itu sempat berdalih. Ketika didesak dengan barang bukti, akhirnya pelaku mengakui perbuatannya. Atas pengakuannya, pelaku dibawa ke Mapolresta untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Menanggapi aksi tersebut, Wakil Ketua Umum LSM BIN, Saryadi P membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pelaku merupakan anggota dari organisasinya. "Namun itu kasus penipuan yang dilakukan sendiri. Sama sekali tidak ada kaitannya dengan organisasi," ujarnya. (ans)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler
      Selasa, 17 September 2019 - 20:10:50 WIB
      Selasa, 17 September 2019 - 17:23:19 WIB
      Selasa, 17 September 2019 - 17:04:32 WIB
      Selasa, 17 September 2019 - 15:42:31 WIB
      Selasa, 17 September 2019 - 12:38:08 WIB


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus