Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Mengaku Sebagai Polisi dan Peras Siswi, Dua Pengangguran di Pekanbaru Dibekuk

Sabtu, 17 Agustus 2019

Kedua pengangguran yang menjadi polisi gadungan. (Foto:HO Polresta Pekanbaru)

PEKANBARU-Jajaran Polsek Lima Puluh, Kota Pekanbaru, Riau menangkap dua pemuda pengangguran yang nekat menjadi polisi gadungan dan memeras siswa. Kapolsek AKP Sanny Handityo di Pekanbaru, Jumat siang menyebut, dalam aksinya kedua tersangka bergaya seperti polisi dan mengaku belajar dari salah satu program TV.

"Tersangka melakukan aksinya dengan menyamar sebagai polisi dengan menuduh korban membawa narkoba. Kemudian memeras mereka," katanya.

Kedua tersangka Putra (32) dan Yoga (19) kemudian dibekuk pekan ini, setelah gagal melancarkan aksinya di Jalan Sudirman Ujung, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru. Saat kejadian, kedua tersangka memeras seorang korban yang masih siswa sekolah. Aksinya diawali dengan menghentikan korban saat mengendarai sepeda motor.

Meski tak mengenakan seragam polisi, dengan penuh percaya diri Putra dan Yogi memintai surat kendaraan bermotor korban. Korban yang tergolong masih belia ketakutan lantaran gaya dan nada bicara tersangka bak seorang anggota polisi asli.

Saat ketakutan itu, tersangka meminta surat kendaraan bermotor korban. Karena mengaku tidak membawa surat kendaraan bermotor, tersangka pun meminta ponsel korban sebagai jaminan. Korban lalu diminta kembali ke rumah untuk mengambil surat dimaksud seraya diikuti kedua tersangka.

Dalam perjalanan dan kondisi mulai sepi, tersangka memepet korban hingga jatuh. Tersangka kemudian menuduh korban membawa narkoba. Korban yang ketakutan berlari menyelamatkan diri sambil berteriak. Beruntung, tak jauh dari lokasi ada polisi yang sedang patroli.

"Saat itu kebetulan ada tim Opsnal kita yang sedang patroli. Kita hampiri dan korban cerita. Petugas kita kemudian mendatangi lokasi dan dicek, ternyata mereka berdua bukan polisi," ujarnya.

Saat ini, kedua tersangka telah diamankan di Mapolsek Lima Puluh untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi menduga, keduanya telah beraksi lebih dari sekali. Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat agar lebih waspada dengan tindakan serupa. (*)





Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Antara


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus