Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Utama

Mengerikan.. BMKG Deteksi 272 Titik Panas di Riau, Warga Takut Keluar Rumah

Sabtu, 24 Agustus 2019

BMKG pantau 272 titik panas di Riau. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 272 titik panas atau hotspot di Riau. Semua hotspot terpantau satelit Terra dan Aqua. Dari jumlah tersebut, sebanyak 192 titik dipastikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru Marzuki mengatakan, titik panas di Riau tersebar di 9 kabupaten. Paling banyak berada di Bengkalis. 

"Hotspot atau titik panas di Bengkalis ada 35 titik, Kepulauan Meranti 9 titik, Kampar 1 titik, Kuantan Singingi 2 titik, Pelalawan 102 titik, Rokan Hilir 7 titik, Siak 9 titik, Indragiri Hilir 90 titik dan Indragiri Hulu 17 titik," kata Marzuki kepada wartawan, Sabtu (24/8/2019).

Menurutnya, 192 titik tersebut dipastikan bersumber dari kebakaran hutan dan lahan. Sebab, Hal ini titik api tersebut memiliki level konfidence di atas 70 persen yang berarti adalah titik api.

"Titik api paling luas di Bengkalis yaitu 29 titik, Rokan Hilir 2 titik, Kepulauan Meranti 7 titik, Siak 8 titik, Kampar 1titik, Indragiri Hilir 60 titik, Kuantan Singingi 1 titik, Indragiri Hulu 8 titik dan Pelalawan 76 titik," ucap Marzuki.

Kebakaran hutan dan lahan di beberapa daerah mengakibatkan kabut asap menyelimuti 3 kabupaten. Marzuki mengatakan, 3 wilayah yang diselimuti asap adalah Pekanbaru, Indragiri Hulu dan Pelalawan. "Jarak pandang di Pelalawan hanya 2 Kilometer, Pekanbaru 2,5 Kilometer dan Indragiri Hulu 3 Kilometer," jelasnya.

Pantauan merdeka.com di Pekanbaru, kabut asap masih tampak pekat. Bau asap akibat kebakaran hutan dan lahan juga sangat terasa. Para ibu rumah tangga tidak berani membawa anak-anaknya untuk menikmati hari libur keluar rumah.

"Banyak kabut asap, kasihan anak-anak kalau diajak keluar. Apalagi saya sedang hamil, mending di rumah. Bahkan di rumah pun mulai terasa bau asap yang masuk dari luar," kata Elis (28) salah seorang ibu rumah tangga di Pekanbaru. (*)





Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Merdeka.com


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus