Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Otomotif

Menyimak Kiprah Alumni Program Pendidikan Vokasi SMK Binaan Astra Honda

Selasa, 24 Juli 2018

Praktek siswa SMK TSM Astra Honda. (Foto:Honda)

PEKANBARU-Kebutuhan tenaga kerja terampil di dunia industri saat ini tengah menjadi sorotan. Pendidikan vokasi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) diharapkan mampu melahirkan alumni terampil, berkarakter dan mumpuni agar bisa memenuhi kebutuhan tenaga andal di dunia industri.

Hal inilah yang kemudian menggerakkan Presiden Joko Widodo, sehingga mengeluarkan Instruksi Presiden No 9 tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK. Dimana kurikulum SMK disempurnakan dan diselaraskan dengan kompetensi, sesuai tuntutan dunia kerja. SMK diharapkan mempunyai partner industri untuk menjaga kualitas lulusan yang link and match dengan kebutuhan tenaga kerja saat ini.

Pelaku usaha turut aktif menyukseskan upaya link and match dunia pendidikan dan dunia industry. Salah satunya seperti yang dilakukan PT Astra Honda Motor (AHM) sejak delapan tahun silam dengan mengembangkan program Kurikulum Teknik Sepeda Motor (TSM) Astra Honda. Program bertajuk Pendikan Satu Hati kini telah diimplementasikan di 667 SMK mitra binaan di 31 provinsi di Indonesia. Alumni yang dihasilkan program ini tercatat sudah bekerja sesuai dengan keterampilan yang dipelajarinya.

Siswa lulusan SMK yang mengajarkan Kurikulum TSM Astra Honda terbukti telah memiliki daya saing tinggi untuk dalam mengisi lapangan pekerjaan di industri otomotif. Tahun lalu, sebanyak 42 persen pasokan tenaga mekanik baru di bengkel resmi Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) berhasil diisi lulusan SMK TSM Astra Honda. Semester pertama 2018, jumlahnya bertambah menjadi 157 orang seiring kebutuhan yang lebih luas di jaringan main dealer Honda.

Di lain sisi, AHM juga membuka kesempatan selebar-lebarnya bagi lulusan TSM Astra Honda untuk bekerja sebagai operator pabrik di Sunter, Cikarang, atau Karawang. Sekitar 96 persen kebutuhan operator baru dipasok oleh lulusan SMK mitra binaan AHM.

Tak hanya memiliki daya saing tinggi di industri otomotif, sebanyak 102 lulusan TSM Astra Honda juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi orang-orang sekitarnya melalui usaha bengkel Mandiri. Untuk mendukung kemajuan usaha yang dijalankan, melalui Astra Honda Youthpreuner Program, AHM menggandeng beberapa wirausaha muda terpilih ini sebagai mitra untuk mendapatkan pembinaan dan dukungan khusus yang tidak diperoleh pengusaha bengkel muda lainnya. 

Deputy Head of Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengungkapkan, sejalan dengan upaya pemerintah melakukan revitalisasi SMK, AHM pun turut menguatkan upayanya dalam meningkatkan kualitas implementasi kurikulum TSM Astra Honda di setiap SMK binaan di seluruh provinsi di Indonesia. 

AHM saat ini bahkan tengah menyempurnakan Kurikulum TSM Astra Honda dengan muatan bisnis dan wirausaha yang nantinya akan melahirkan kurikulum baru berlabel Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda.

"Melalui pendidikan vokasi Astra Honda, kami ingin kompetensi generasi muda alumni SMK dapat semakin berkualitas. Tidak hanya bermanfaat bagi industri tapi juga bisa menjadi wirausaha mandiri. Karena itu, kami berusaha mengoptimalkan rantai bisnis yang dimiliki Astra untuk kemajuan alumni SMK mitra binaan kami," ujar Muhibbuddin dalam keterangan tertulis, Selasa (17/7/2018).

Terstandarisasi
Di sisi lain, program SMK TSM Astra Honda diinisiasi AHM sejak 2010, setelah Kementerian Pendidikan & Kebudayaan membuka kompetensi keahlian baru di SMK bernama Teknik Sepeda Motor. Kualitas program SMK TSM Astra Honda diapresiasi berbagai pihak, baik dari lingkungan pendidikan, pelaku usaha, maupun pemerintah. 

Salah satu bentuk kepercayaan diwujudkan oleh pemerintah melalui Kementerian Perindustrian yang menggandeng AHM sebagai mitra utama pengembangan SMK Pilot Project program pendidikan vokasi industri berbasis “Link & Match”. Sejak 2016, sebanyak 6 kali kemitraan Kemenperin dan AHM diwujudkan melalui 135 SMK di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten, Sumatera bagian Utara, serta Mei tahun ini merambah ke wilayah Sumatera bagian Selatan.

"Kami mengintegrasikan pembelajaran vokasi bagi siswa ini mulai dari teori, praktik sampai magang kerja dalam sebuah sistem yang terstandardisasi. Kami memfasilitasi siswa untuk belajar langsung teknologi terkini di sepeda motor dengan harapan mereka benar-benar siap memasuki dunia kerja setelah lulus SMK," ucap Muhibbuddin.

Sementara itu, Arman RP Situmeang-Service Manager PT Capella Dinamik Nusantara Riau mengatakan, sudah 94 orang alumni dari 25 SMK Teknik & Bisnis Sepeda Motor Astra Honda (TBSM) yang tersebar di Riau saat ini bekerja di jaringan bengkel resmi Honda (AHASS) yang ada di Provinsi Riau. (*)








Penulis: Andi Affandi
Editor: Boy Surya Hamta


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:57:13 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:51 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:50 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:49 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:49 WIB



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus