Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Ekonomi

Meroketnya Harga Bawang Bikin Pusing Semua Orang

Sabtu, 16 Maret 2013


PEKANBARU-Harga bawang putih dan merah semakin meroket. Kondisi ini membuat pusing semua orang, baik pemerintah, pedagang apalagi ibu rumah tangga. Saat ini, bukan hanya harga bawang di beberapa pasar rakyat Pekanbaru yang meroket, namun juga stoknya yang semakin lama makin menipis.

Di sisi lain, kenaikan harga membuat pusing para pedagang. Karena naiknya harga bawang bukan menguntungkan pedagang, namun malah membuat omset penjualan mereka anjlok. "Harga bawang sekarang memang mahal. Kita saja membeli dengan modal Rp45.000 per kilogram. Makanya, paling murah kita jual antara Rp50.000 sampai Rp55.000 per kilogramnya," kata Jasmi, pedagang pengecer di Pasar Pagi Arengka, Sabtu (16/3).

Menurutnya, karena harga yang terlalu tinggi membuat daya beli masyarakat menurun drastis dan akhirnya kebanyakan kualitas bawang yang sudah distok sekarang menjadi buruk atau layu. Sebab, menurut Jasmi, bawang tersebut tidak bisa disimpan dalam waktu lama.

"Seharusnya persoalan meroketnya harga bawang lokal bisa diatasi segera oleh pemerintah. Kalau memang bawang langka yang dijadikan alasan naiknya harga, kenapa pemerintah tidak segera menetralisir pasar dengan memasok kebutuhan pasar dari luar," kata Amsar, pedagang rempah lainnya di Pasar Arengka.

Menurutnya, sejak beberapa hari belakangan pasokan bawang justru agak macet. Padahal, bila dilihat dari tingkat kebutuhan bawang putih cukup tinggi, karena merupakan salah satu bumbu utama dalam memasak setiap orang keluarga. Katanya, pemerintah harus membantu memecahkan persoalan ini, dengan memperlancar pasokan bawang dari daerah pemasok seperti Medan, Sumatera Barat dan daerah lainnya.

Kalau tidak, maka kenaikan harga tersebut akan menimbulkan gejolak. Sebab sekarang, akibat kenaikan harga bawang telah memicu komoditas makanan lainnya juga naik. "Harga bawang naik, cabai dan kebutuhan lain juga ikut-ikutan naik," kata Susi, salah seorang pembeli ketika ditemui di Pasar Arengka, pagi tadi. (bsh)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus