Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Daerah

Mewaspadai Kemunculan Harimau Sumatera di Tengah Karhutla Riau

Senin, 23 September 2019

Harimau Sumatera. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Selain manusia dan tumbuhan, kini hewan yang berada di kawasan hutan juga menjadi korban asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Riau. Sejumlah hewan dilindungi yang habitatnya terancam asap seperti gajah, ular dan harimau Sumatera. 

Di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat harus waspada dengan munculnya harimau Sumatera di lahan terbakar.

Kepala Seksi Logistik BPBD Inhil, Riswanto menuturkan, warga mengingatkan petugas BPBD karena ada dua ekor harimau Sumatera keluar dari hutan yang terbakar. Raja hutan itu disebut keluar dari hutan di Desa Bayas, Kecamatan Kempas.

"Saya dapat laporan dari sejumlah warga, mereka melihat dua ekor harimau berlari keluar dari hutan. Mungkin karena sudah panas di dalam hutan yang terbakar," ujar Riswanto, Minggu (22/9/2019).

Riswanto diingatkan warga, karena lokasi kebakaran lahan yang sedang dipadamkannya merupakan areal dan jalur melintas harimau Sumatera tersebut saat keluar dari sarangnya. "Saat kita lagi padamkan api, warga memberi tahu agar kami hati-hati. Di daerah tempat kami memadamkan pernah dilewati harimau Sumatera beberapa hari lalu," kata Riswanto.

Riswanto dan anggota BPBD serta tim pemadam karhutla lainnya mengaku belum melihat kemunculan hewan buas tersebut. "Katanya ada dua ekor harimau keluar dari hutan. Tapi kami tidak melihatnya," ucap Riswanto.

Riswanto juga disarankan warga agar tidak menginap di lokasi karhutla. Tapi memang pemadaman karhutla di malam hari jarang dilakukan, kecuali api mendekati permukiman warga. "Warga memberi saran ke kita, agar tidak tidur di hutan dan meminta keluar dari hutan. Karena ada harimau itu," ujar dia.

Riswanto berjanji akan meningkatkan kehati-hatian dalam melaksanakan tugas memadamkan api, selain waspada jika harimau sumatera benar-benar berada di dekat lokasi mereka. "Iya kami tetap waspada, karena yang dihadapi adalah hutan. Kita enggak tahu rimba apa saja isinya. Tapi tujuan kami niat baik memadamkan api," imbuhnya. (*)




Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Merdeka.com


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus