Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Miliki 7 Kg Sabu dan 28.500 Ekstasi, 3 Kurir Narkoba Dituntut Penjara Seumur Hidup dan 15 Tahun

Kamis, 05 Juli 2018

Ilustrasi. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Tiga kurir narkotika yang dibekuk Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau, Oktober 2017 lalu kini sudah menjalani persidangan. Ketiganya ditangkap kala membawa 7 Kg sabu dan 28.500 butir ekstasi berbagai merek. 

Saat persidangan, Jaksa menyampaikan tuntutan hukuman pidana penjara seumur hidup dan 15 tahun. Dua Terdakwa yang dituntut penjara seumur hidup adalah Rio Ananda dan Ismar Deni. Sedangkan terdakwa Anisa dituntut hukuman 15 tahun penjara.

Berdasarkan amar tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tio Minar SH. Ketiga terdakwa, Rio Nanda, Ismar Deni dan Anisa terbukti secara sah melakukan perbuatan melawan hukum sesuai Pasal 112, 114 juncto Pasal 132 UU no 35 tahun 1999 tentang narkotika.

Atas tuntutan tersebut, terdakwa Amisa menangis atas tuntutan hukuman yang cukup tinggi.Sementara dua terdakwa yang dituntut seumur hidup hanya lemas penuh penyesalan.

Persidangan yang dipimpin majelis hakim Pengadilan Negeri Sulhannudin SH pada sidang Kamis (5/7/2018) sore. Majelis hakim kemudian menyarankan kepada terdakwa untuk mengajukan pembelaan pada sidang pekan depan.

Diketahui, Sabtu (28/10/17) malam lalu, Rio Nanda, Ismar Deni dan Anisa dibekuk di tiga tempat terpisah. Rio pertama kali ditangkap di Jalan lintas Maredan, Tenayan Raya Pekanbaru. Saat itu dirinya tengah berkendara dengan mobil Avanza. Keberadaan pria itu terendus setelah aparat membuntutinya dari Bengkalis.

Setelah dilakukan penyelewengan, ditemukan kardus berisi tujuh kilogram Sabu serta 27.000 butir Pil Ekstasi. Kepada polisi Rio mengaku kalau narkoba tersebut akan diantarkan kepada Ismar Deni. Transaksi pun disepakati di halte depan Rumah Sakit (RS) Awal Bross. Begitu Ismar muncul, polisi berpakaian preman langsung menciduknya.

Selanjutnya polisi melakukan pengembangan, karena masih ada barang bukti lainnya yang disimpan di kos-kosan tempat terdakwa Ismar. Saat digerebek, ada teman wanitanya bernama Anisa. Dari kos tersebut ditemukan setengah kilogram Sabu serta 1.500 butir ekstasi. (*)





Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Riauterkini


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus