Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Lifestyle

Mitos Atau Fakta: Konsumsi Nanas Madu Bisa Merusak Ginjal

Kamis, 11 Juli 2019

Nanas madu banyak ditemui di Pekanbaru. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Indonesia merupakan salah satu negara penghasil nanas terbesar di dunia. Selain memiliki rasa segar, buah nanas memiliki kebaikan untuk kesehatan tubuh.

Salah satu manfaatnya, nanas mengandung banyak vitamin (A,B,K) dan mineral termasuk fosforus, zinc dan mangan. Mengonsumsi nanas bisa memperkuat daya tahan tubuh, memperlancar metabolisme, meningkatkan tingkat antioksidan dalam tubuh serta menambah energi agar Anda lebih semangat beraktivitas.

Belakangan, jenis nanas madu banyak dijajakan para penjual di pinggir jalan. Nanas ini diyakini memiliki rasa lebih manis meski ukurannya lebih kecil dari nanas jenis lainnya.

Jika Anda pencinta nanas madu, walaupun nanas memiliki banyak manfaat kesehatan, Anda juga perlu tahu, ada mitos dan fakta tentang nanas yang harus Anda tahu. Berikut mitos dan faktanya seperti diungkapkan dalam program acara Ayo Hidup sehat di tvOne, Rabu 10 Juli 2019.

Spesialis Gizi Klinis, DR.dr. Samuel Oetoro MS, SpGK menyebut, mengenai nanas madu merusak ginjal adalah mitos. Menurut Samuel, kerusakan ginjal penyebab utamanya adalah orang melakukan diet tinggi protein. 

"Jadi jangan pernah Anda makan protein berlebihan. Mereka yang ingin berotot biasanya makan banyak protein, tapi konsumsi protein ada batasnya. Jika kelebihan, dia harus dibuang, jadi kerja ginjal berat sehingga mudah rusak," ujarnya.
 
Kalau nanans bisa menstabilkan kolesterol?

Ini fakta. Menurut Samuel, nanas mengandung tinggi serat. "Saat makan tinggi lemak atau kolesterol, lemak jadi diserapnya lebih sedikit karena yang lebih banyak diserap adalah serat," urainya.

Bisakah mencegah kanker payudara?
Karena mengandung tinggi antioksidan, nanas diyakini mampu membantu mencegah kanker payudara. "Antioksidan yang terkandung dalam buah nanas mulai dari betakaroten, zat warna kuning, bromelin. Itu semua antioksidan penangkal radikal bebas. Jika radikal bebas sangat berlebih, bisa memicu kanker," ujarnya.

Lantas bisakah mencegah osteoporosis?
Kalau ini Mitos. Nanas mengandung kalsium yang jumlahnya sangat rendah. Nah jika ingin memperkuat tulang lebih baik konsumsi makanan yang mengandung tinggi kalsium seperti susu. Sementara nanas adalah buah yang mengandung tinggi serat. 

"Nah jika ingin mendapatkan manfaat kalsium lebih banyak jangan mengonsumsi makanan tinggi serat. Sebab serat bisa menganggu penyerapan kalsium," urainya.

Mencegah mual bisakah?
Ini tentu saja fakta. Untuk orang yang mengalami mual, bisa mengonsumsi nanas karena buah ini memiliki rasa yang segar dan rasa asamnya bisa menetralisir mual. "Tapi untuk yang punya masalah asam lambung, jangan konsumsi nanas," ujar Samuel. (*)





Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Viva.co.id


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus