Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Metro Pekanbaru

Mulai Sekarang Jangan Percaya Calo CPNS, Soalnya Penerimaan Menggunakan Sistem Ini

Selasa, 29 Mei 2018

Ujian penerimaan CPNS. (Foto:Ilustrasi)

PEKANBARU-Penerimaan Calon Pegawai negeri sipil (CPNS) di seluruh daerah di Indonesia, termasuk Pekanbaru diperkirakan mulai dilakukan Agustus 2018 mendatang. Tentunya, momentum ini akan dimanfaatkan oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan pribadi.

Modusnya dengan mencari mangsa, menjamin korban lulus PNS. Aksi seperti ini terjadi, hampir setiap penerimaan CPNS, selalu ada saja masyarakat jadi korban.

"Kita wanti-wanti jangan sampai terjadi. Pelamar lowongan CPNS jangan percaya calo yang menjamin kelulusan. Sebab ujian sudah menggunakan sistem CAT, alias ujian dengan sistem komputer. Jadi semuanya berdasarkan kemampuan dan kompetensi, " kata Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Pekanbaru Wan Agusti, Senin (28/5/2018).

Imbauan itu sengaja dilontarkan, karena wakil rakyat tidak mau ada masyarakat yang menjadi korban lagi. Menurutnya, mudah pelamar percaya dengan bujuk rayu pelaku, karena keinginan yang menggebu-gebu, plus makin sulitnya mencari pekerjaan saat ini.

Apalagi persaingan masuk seleksi CPNS ini sangat banyak peminatnya. Tentunya, dengan berbagai cara pelamar ingin keluar sebagai pelamar yang lulus. Namun, dengan sistem sekarang, sudah tidak ada lagi yang tidak terbuka dalam penerimaan kali ini, melihat sistem yang dipakai dalam seleksi CPNS menggunakan CAT.

Sebelumnya, Kepala BKN Regional XII Pekanbaru Andrawati mengatakan, tahapan seleksi penerimaan CPNS bagi daerah, baru dimulai Agustus mendatang. Sedangkan untuk penetapan formasi dari Kemenpan-RB, hingga kini, masih dalam tahap menunggu.

Sementara itu, Sekdako Pekanbaru HM Noer MBS sebelumnya menjelaskan, dalam penerimaan CPNS ini, Pemko mengusulkan 300 orang. Sebelumnya, Pemko sempat mengusulkan penerimaan untuk 9.909 CPNS.

Namun Pemprov Riau meminta Pemko untuk mengkaji ulang. Karena ini hasil koordinasi dengan pemerintah pusat. Diakuinya, jumlah pengusulan 300 CPNS tersebut cukup riskan. Sebab, angka pensiun sejak tahun 2015, 2016 dan 2017 tidak dihitung oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat.

Pemerintah pusat hanya menghitung ASN yang pensiun tahun 2018 ini saja. Sekadar gambaran, angka pensiun di tahun 2018 hanya 237 ASN. Namun begitu, BKD Pekanbaru mengusulkan 300 CPNS, dengan rincian 60 persen untuk tenaga pendidikan, 30 persen kesehatan dan 10 persen di luar itu (infrastruktur pembangunan). (*)




Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribunpekanbaru


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus