Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Pendidikan

Mulok Budaya Melayu Riau, Disdik Pekanbaru Mengaku Terkendala Tenaga Pengajar

Kamis, 18 Januari 2018

Muzailis. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU-Bila sebelumnya Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru optimis mata pelajaran muatan lokal Budaya Melayu Riau (BMR) bisa berjalan, Januari ini, kenyataannya masih belum sesuai harapan. Sebab, minimnya tenaga tenaga pengajar menjadi terhalangnya rencana tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal melalui Sekretaris Muzailis menyampaikan, untuk pelaksanaan BMR perlu tenaga pengajar yang memahami pelajaran tersebut. "Selama ini baru sosialisasi. Kan mereka harus mengikuti semacam pelatihan, agar tahu apa itu Budaya Melayu Riau," kata Muzailis, Kamis (18/1/2018) di Pekanbaru.

Disdik Pekanbaru sudah mengusulkan ke Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau untuk melakukan pelatihan. "Di LAM kan ada anggaran juga," ujar dia.

Diakui, selama ini belum ada koordinasi dan duduk bersama antara Disdik Pekanbaru dengan LAM Riau. Jika saja LAM meminta untuk dilakukan pelatihan guru BMR, Disdik mengaku siap. Sementara ini Disdik juga belum tahu baku kurikulumnya seperti apa.

"Hanya karena memang harus diajarkan muatan lokal, ya diajarkan. Secara, mereka memang belum memahami betul, sangat perlu dilakukan pelatihan bagi tenaga pengajar ini," ujarnya.

Sebelumnya, melalui beberapa kali pertemuan antara Disdik, guru dan LAM Riau, Kota Pekanbaru digadangkan sebagai pilot projeck pelaksanaan muatan lokal Budaya Melayu Riau. Setelah dilakukan launching BMR di gedung LAM Riau tahun 2017 lalu, Disdik saat itu yakin BMR akan terlaksana tahun ini.

Selain launching, setelahnya juga tercatat beberapa kali dilaksanakan sosialisasi terkait BMR yang diinisiasi oleh LAM dan Disdik Pekanbaru. Namun sederetan acara seremonial itu seperti tidak berfaedah, jika ternyata di tahun ini BMR tak terlaksana bahkan tidak menunjukkan progres menggembirakan. (andi affandi)


Berita terkait :

    Terkini
    Terpopuler



     
    situs portal berita riau
    fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus