Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Properti

Musim Hujan Rawan Banjir, Ini Dia Beberapa Tipsnya!

Rabu, 05 Desember 2012


Hujan adalah berkah, namun untuk sebagian orang di beberapa daerah, hujan datang membawa kekhawatiran sendiri. Apalagi kalau bukan banjir. Simak tips ampuh dalam mencegah banjir dilingkungan tinggal Anda.

Banjir sudah jadi siklus yang selalu mewarnai musim penghujan. Beberapa orang sudah mulai tidak peduli dan bahkan cenderung nerimo. Ada beberapa bentuk penanggulangan kecil untuk banjir pada hunian Anda.

Buatlah sumur resapan pada hunian Anda. Sumur resapan efektif mencegah banjir, air yang berlebih akan tertampung dan dapat digunakan untuk aktivitas sehari-hari, seperti menyiram tanaman atau mencuci mobil Anda. Efektif bukan? mencegah banjir sekaligus menghemat penggunaan air bersih.

- Lubang Biopori. Membuat lubang biopori pada hunian Anda memberikan banyak manfaat. Lubang dengan kedalaman 10cm ini dapat menyerap air dan membantu pembentukan kompos. Semakin banyak lubang biopori pada hunian akan semakin baik. Tanaman Anda subur, rumah pun terhindar dari banjir.
 
- Bersihkan saluran air dan pembuangan. Ini salah satu faktor paling umum yang menyebabkan banjir di perkotaan. Sampah menumpuk menyumbat saluran air hingga meluap ke lingkungan sekitar. Sebetulnya ini kembali lagi pada budaya dan pola hidup masyarakat. Biasakan untuk membersihkan secara rutin gorong-gorong dan saluran air agar fungsinya lebih optimal. Jangan membuang sampah sembarangan, meskipun Anda tidak membuang sampah langsung ke gorong-gorong, pada akhirnya sampah di pinggir jalan akan memenuhi gorong-gorong. Hasilnya? banjir di mana-mana.

- Buatlah taman pada pekarangan Anda. Kebanyakan orang mulai membeton pekarangan untuk berbagai alasan, mulai dari kerapihan sampai kepada alasan estetika. Namun, keberadaan taman pada pekarangan juga memiliki fungsi penting lainnya, yaitu menjadi lahan resapan air. Jika Anda berencana untuk membeton lahan pekarangan, pastikan Anda telah membuat salurandrainase yang baik agar sirkulasi air ke pembuangan lancar.

- Lakukan penghijauan. Untuk hunian Anda, perbanyak lahan tanah yang memungkin terjadinya penyerapan air. Pastikan untuk menanam tanaman yang memiliki daya serap tinggi, seperti bambu. Bambu dapat mengkonsumsi air dengan baik. Batangnya yang beruas-ruang dan berongga memungkinkannya untuk menyimpan kelebihan air pada tanah di bagian batangnya. Sementara jika memasuki musim kemarau dan persediaan air pada tanah menipis, bambu mengalirkan air pada batangnya menuju akar. Bambu termasuk tanaman yang mudah tumbuh dan cepat. Untuk sirkulasi udara, bambu memproduksi oksigen hingga 35 persen dan efektif menyaring udara kotor. Ideal ditempatkan pada tepi rumah, taman dan bantaran kali.

- Buat penampungan air hujan. Bentuknya bervariasi, mulai dari penampungan dalam bentuk kolam besar, sumur dan lainnya. Penampungan air ini efektif menampung air hujan yang tinggi. Berfungsi untuk memenuhi persediaan air keluarga.

Penyelesaian dari segi arsitektural dan bangunan sebenarnya tersedia, seperti pembuatan tanggul, kanal air dan sebagainya. Namun, cara ini pun harus diiringi dengan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan Anda.Hidup berdampingan dengan alam terntunya memberikan banyak manfaat. Apa yang ada disekitar Anda pada dasarnya memiliki fungsinya masing-masing. Menjaga dan melestarikan tanaman dan pohon sedari kini akan berdampak positif bagi Anda, terutama untuk pencegahan banjir. (idea)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus