Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Oknum PNS di Kota Padang Ditangkap, Jual Sabu Untuk Bantu Orang Miskin

Selasa, 25 Februari 2020

Ditangkap karena mengedarkan sabu. (Foto:Liputan6.com)

PADANG-Seorang oknum PNS di salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Padang, Sumatera Barat ditangkap karena mengedarkan narkoba jenis sabu. Dari pengakuannya, ternyata hasil menjual barang haram itu digunakan untuk membantu orang miskin.

Tidak hanya orang miskin, tersangka J (49) mengaku menggunakan uang tersebut untuk membantu anak-anak yang tidak sanggup membayar sekolah. Aksi bak Robinhood itu akhirnya terhenti, setelah Polsek Pauh, Kota Padang menangkapnya. "Saya sudah edarkan narkoba sejak dua tahun terakhir," kata J, Senin (24/2/2020).

Selain mengedarkan, J yang bertugas sehari-hari sebagai sopir bus kampus salah satu PTN itu juga mengonsumsi sabu-sabu. Ia mengedarkan narkoba itu ke berbagai daerah di Sumbar.

Kapolsek Pauh Kompol Hamidi menyebut, pihaknya menangkap J pada 18 Februari 2020 secara paksa. Pelaku akan dikenai Pasal 114 Ayat 2 Yo 122 Ayat 2 Undng-Undang Republik Indonesia Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun dan paling lama 20 tahun penjara.

"Saat penangkapan kami mengamankan sejumlah barang bukti termasuk sabu seberat 122,08 gram," katanya.

Data Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNN) Sumbar mencatat, setidaknya 65 ribu warga provinsi ini telah menjadi pemakai narkoba. Kasus narkoba di Ranah Minang bahkan menempati posisi nomor tiga di Indonesia.

Menangapi hal itu, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menyebut, perlu ada perhatian khusus terhadap generasi muda sehingga tidak terjerumus pada barang haram itu. Tidak hanya pemerintah, mulai dari keluarga, ninik mamak, bundo kanduang, dan masyarakat. Baik di rumah, di sekolah maupun di lingkungan masyarakat dan di mana pun berada.

Salah satu upaya lainnya, kata dia, yakni dengan memakmurkan masjid sebagai tempat peningkatan keimanan dan ketakwaan. "Makmurkan masjid. Mulai dari subuh barokah dan Magrib berjemaah agar generasi muda dijauhi dari perbuatan maksiat," katanya. (*)



Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Liputan6.com


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus