Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Utama

Operasi Ramadniya Siak Libatkan 4.500 Personil, Gubri Sampaikan Tiga Poin Presiden

Senin, 19 Juni 2017

Gubri dan Kapolda Irjen Pol Zulkarnain meninjau kesiapan pasukan. (Foto:Antara)

PEKANBARU-Gubernur Arsyadjuliandi Rachman, Senin (19/6/2017) pagi memimpin apel pasukan Operasi Ramadniya Siak 2017 yang diikuti kepolisian, TNI dan instansi pemerintah. Pada kesempatan itu, gubernur menyampaikan tiga poin utama presiden dalam amanat Kapolri Jenderal tito Karnavian.

"Tiga poin utama presiden adalah terjaga stabilitas pangan, komtibmas yang kondusif dan kelancaran serta keamanan arus mudik," kata Gubernur membacakan amanat Kapolri di SPN Pekanbaru.

Dikatakan, kapolri meminta kepala satuan wilayah dan pemerintah daerah bersinergis, agar masyarakat dapat menikmati Idul Fitri tanpa gangguan. Karena itu, perlu kesiapan Polri dan instansi lainnya untuk konsolidasi penyiapan personil.

Untuk tiga fokus presiden, stabilitas harga pangan telah dilakukan pemantauan. Kepolisian harus melakukan penegakan hukum bagi pihak yang melakukan penimbunan dan pengoplosan serta tindak pidana lainnya.

Kedua menjaga Kamtibmas tetap kondusif, kapolri menekankan agar kasatwil mampu mengatasai kejahatan konvensional. Hal tersebut diantaranya pencurian, copet, bius, perampokan rumah dan kendaraan dan lainnya.    

Terlebih tahun lalu, secara nasional gangguan kamtibmas naik sebanyak 233 kasus atau 13,89 persen. Sedangkan kasus kejahatan juga naik 164 kasus atau 10,8 persen. "Optimalkan peran bhabin dan intelijen dan memberi imbauan kepada masyarakat agar waspada dan menjaga kamtibmas. Tetus tingkatkan sambang dan patroli serta pengamanan pelabuhan, terminal maupun keamanan pusat perbelanjaan, bank, dan ATM," ujarnya.

Terkait arus lalu lintas mudik agar diberikan pengamanan total pada puncak arus mudik yakni h-2 dan puncak arus balik pada h-5. Telah dilakukan terobosan seperti Ambulance mobile, Bahan Bakar Minyak mobile, WC dan bengkel umum, pos kesehatan untuk istirahat. "Bagi satuan kepolisian yang punya aplikasi agar dimanfaatkan seoptimal mungkin, agar angka kecelakaan dapat berkurang," tambah gubernur.

Operasi Ramadniya akan berlangsung 16 hari dengan kekuatan personil secara nasional 187.012 personil termasuk Polri dibantu TNI dan instansi pemerintah. Sedangkan di Riau terdapat 4.500 personil gabungan dengan 1.873 di antaranya dari kepolisian. (antara)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus