Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Ekonomi

Pagi Ini, IHSG Dibuka Berayun Antara Hijau dan Merah

Jumat, 03 Mei 2013


JAKARTA-Indeks Harga Saham Gabungan awalnya dibuka merah atau turun 2,29 poin ke posisi 4.991,75. Namun secara berlahan, indeks kembali diperdagangkan ke level 5.000 pukul 09.20 WIB.

Tujuh sektor melenggang di jalur hijau. Di antaranya adalah consumer goods (0,45 persen), infrastructure (0,13 persen), manufacture (0,18 persen) mining (0,54 persen), construction (0,86 persen) dan trade (0,4 persen).

Saham-saham yang duduk di jajaran top gainer di awal transaksi adalah GMTD, PANR, INKP, SPMA dan HRUM. Sedangkan yang ada di jajaran top losers adalah ALMI, SMSM, DART, VRNA dan TMAS. Analis sebelumnya mengingatkan, meski katalis di luar positif, IHSG bisa saja tersengat oleh downgrade outlook ekonomi dari positif menjadi stabil.

Waspada

Sebelumnya, koreksi pada IHSG masih berpeluang terjadi. Analis First Asia Capital, David Nathanael Sutyanto memperkirakan, perdagangan indeks di akhir pekan ini, masih akan bervariasi. Hal ini lantaran penurunan outlook utang RI yang membuat peluang Indonesia memasuki level ‘investment grade’ dalam waktu dekat menjadi tertunda. Karena itu, David memperkirakan IHSG akan bergerak dengan support 4.940-4.970 dan resistance 5.025-5.040.    

"Untuk saham yang bisa diperhatikan adalah saham LPKR, BMTR, BBTN, BSDE, KIJA, TOTL, GGRM, PTPP dan juga BHIT," kata David, Jumat (3/5) di Jakarta.

Hal senada juga disampaikan Reza Priyambada, analis Trust Securities. Menurut Reza, keinginan untuk profit taking lebih besar ketimbang bertahan. Hal ini disebabkan adanya kekhawatiran pelaku pasar akan longsornya IHSG di bulan Mei ini karena trauma pada tahun-tahun sebelumnya di mana di bulan tersebut IHSG cenderung turun. "Diturunkannya peringkat utang Indonesia oleh S&P dari positif ke stabil juga menjadi sentimen negatif bagi indeks," kata Reza.

Karena itu, pada perdagangan hai ini, Reza memperkirakan IHSG akan berada pada kisaran support 4.975-4.995 dan resistance 4.998-5.001. "Meski IHSG ditutup di atas target support 4.989 namun, memberikan sinyal penurunan. Laju negatif ini dimungkinkan bisa berlanjut jika masih ada aksi jual masif pelaku pasar. Namun, diharapkan dapat terbatas bila laju bursa saham global masih positif," ucap Reza. Untuk saham yang dapat dipertimbangkan, Reza merekomendasikan saham SMRA, RALS, WIKA dan juga ROTI. (kci/lin)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus