Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Utama

Panasnya... Suhu Udara Pekanbaru 34,8 Derajat

Sabtu, 28 Juli 2012


PEKANBARU-Suhu udara di Kota Pekanbaru, khususnya pukul 11.00 WIB sampai 14.00 WIB terdeteksi mencapai 34,8 derajat Celsius atau sudah mendekati kondisi ekstrem, yakni 35 derajat Celsius. Analis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Yushistira Mawadah mengatakan, panasnya suhu udara telah terjadi sejak beberapa hari terakhir akibat berbagai faktor.

"Faktor pertama karena adanya gangguan badai Vicenta yang berpusat di kawasan perairan Vietnam. Kemudian minimnya pepohonan untuk daerah perkotaan juga mempengaruhi cuaca," papar Yushistira, Jumat (27/7). Menurutnya, suhu udara yang kian panas tersebut juga akibat maraknya polusi kendaraan bermotor yang akhirnya menyebabkan pemuaian suhu udara panas.

Kondisi demikian menambah kegerahan di siang dan malam hari, khususnya untuk wilayah Pekanbaru yang memang tengah dalam perkembangan yang begitu pesat. Yudhistira menuturkan, suhu udara siang hari jauh meningkat dibanding hari sebelumnya yang masih terukur maksimum 33,6 derajat Celsius.

"Kami berharap dengan kondisi yang semakin panas ini, masyarakat lebih cerdas mencari solusi. Salah satunya melakukan upaya penghijauan di wilayah masing-masing, khususnya yang tinggal di perumahan," tukasnya. Pepohonan yang memadai di tengah kota, akan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitarnya.

"Salah satunya mampu menghalangi sinar matahari hingga tidak langsung menyentuh tubuh. Dengan demikian, maka panas tersebut tidak akan begitu terasa," katanya. Selain itu, pepohonan yang mencukupi dan tersebar di sejumlah wilayah padat penduduk juga akan mampu memproduksi udara atau oksigen di siang hari yang diyakini akan mampu memberikan kesejukan.

"Selain itu, diharapkan dengan cuaca panas seperti sekarang ini, masyarakat jangan membuka atau memperluas lahan pertanian dengan cara membakar lahan. Kondisi ini akhirnya akan memperburuk dampak lingkungan," tandasnya. (ant)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus