Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Metro Pekanbaru

Pantau ASN Terlibat Politik Praktis di Pilgubri, Pemko Pekanbaru Bentuk Tim Khusus

Selasa, 16 Januari 2018

Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Pemko Pekanbaru terus meningkatkan pengawasan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN), supaya tidak terlibat dalam politik praktis di Pilgubri, Juni 2018.

"Kita mewaspadai para PNS yang terlibat politik praktis," kata Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, siang tadi di Pekanbaru.

Disebutkan, pihaknya akan menindak tegas ASN yang terlibat politik praktis. Ayat Cahyadi mengungkapkan, pihaknya tengah melakukan berbagai persiapan jelang Pilgubri. Salah satunya dalam pengawasan terhadap ASN yang terlibat aksi politik praktis.

Politik praktis dapat dilihat dari berbagai cara, salah satunya dengan menghadiri berbagai kegiatan yang dilaksanakan salah satu pasangan calon yang akan bertarung dalam pilkada mendatang.

Sebagaimana diketahui, Walikota Pekanbaru Firdaus MT ambil bagian dalam bursa pencalonan tersebut. Karena itu, pemko akan melakukan berbagai upaya agar para ASN bisa bersikap netral. "Mulai teguran dan pemecatan akan diberikan kepada ASN yang ketahuan terlibat politik praktis," katanya.

Selain itu, Ayat mengimbau agar jajarannya tidak terpengaruh dengan gejolak pilkada tersebut. Untuk itu dia mengajak para ASN untuk fokus terhadap tugas dan fungsi sebagai pelayan masyarakat. Dijelaskan, keterlibatan ASN dalam gerakan politik tersebut justru akan merusak kinerja dari orang tersebut.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah mengeluarkan kebijakan larangan serta penindakan bagi ASN yang kedapatan terlibat dalam politik praktis. Mulai dari teguran hingga pemberian sanksi pemecatan akan diberikan sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan.

Saat ini, Pemko Pekanbaru tengah mempersiapkan tim khusus untuk memantau keterlibatan ASN dalam politik praktis. "Tentu diselidiki dulu sejauh mana keterlibatan ASN tersebut. Kita tidak bisa langsung memberikan vonis hukuman ataupun sanksi untuk mereka," tambah Ayat. 

Namun dia menilai, keterlibatan ASN dalam politik praktis memang sulit untuk dibuktikan. Pasalnya hal tersebut masih berada dalam ranah abu-abu. (syafriadi)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus