Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Metro Pekanbaru

Parkir Sembarangan, Petugas Dishub Pekanbaru Gembosi Ban Mobil

Selasa, 20 Agustus 2019

Petugas Dishub menggembosi ban mobil parkir sembarangan. (Foto:Isitmewa)

PEKANBARU-Sejumlah pengendara di Pekanbaru, Riau masih nekat parkir sembarangan. Petugas Dinas Perhubungan pun tak segan-segan memberi efek jera dengan menggembosi ban dan menderek kendaraan tersebut.

Satu titik yang cukup banyak pelanggar adalah ruas Jalan Diponegoro. Petugas mendapati kendaraan roda empat parkir di bahu jalan, Selasa (20/8/2019). Mereka mengabaikan adanya tanda larangan parkir. Bahu jalan di kawasan itu juga diperuntukkan bagi jalur sepeda.

Petugas yang ada di lapangan langsung menggembosi kendaraan yang masih bandel. Ada yang terpaksa diderek lantaran parkir sembarangan. Petugas mendapatinya parkir di Jalan Diponegoro dekat RSUD Arifin Ahmad. 

Petugas juga mendapati kendaraan parkir sembarangan di Jalan Hangtuah dan Jalan Senapelan. "Kawasan yang kami sasar memang tidak diperbolehkan untuk parkir,” ujar Kepala UPT Perparkiran Dinas Perhubungan Pekanbaru, Khairunnas, Selasa sore.

Menurutnya, tim menindak kendaraan parkir sembarangan di tiga ruas jalan tersebut. Sebab pihaknya sudah berulang kali menindak pengendara bandel di kawasan itu. Dia mengaku, pihaknya sudah sering sosialisasi kepada para pengendara. Namun masih saja ada yang parkir sembarangan.

Maka tim yang bertugas di sana berupaya beri efek jera kepada para pengendara. Caranya dengan menggembosi ban kendaraan yang parkir bukan pada tempatnya.

Khairunnas mengingatkan para pengendara harus parkir sesuai titik parkir yang ada. Mereka yang tidak mengindahkan rambu larangan parkir akan ditindak tegas dengan cara gembosi ban dan diderek. "Jadi nantinya tidak cuma titik ini saja. Tim juga menyebar ke lokasi yang rawan parkir sembarangan," ulasnya.

Selain itu, dia tidak menampik masih ada juru parkir liar di Kota Pekanbaru. Ada sejumlah titik yang jadi lokasi favorit juru parkir liar. Mereka memanfaatkan sejumlah titik yang seharusnya tidak jadi titik parkir. Titik tersebut yakni depan Mal SKA di dekat Jalan Soekarno-Hatta.

Ada juga depan Mal Living World di Jalan Soekarno-Hatta. Kedua lokasi ini kerap jadi titik parkir liar pada akhir pekan atau musim liburan. Khairunnas mengaku sudah menindak para juru parkir liar. Mereka yang ditindak kebanyakan juru parkir tanpa identitas yang jelas.

Banyak dari mereka jadi juru parkir musiman. Ada sepuluh juru parkir liar sudah diamankan pihaknya dalam enam bulan ini. Besaran pungutan parkir harus sesuai Peraturan Daerah No.3 tahun 2009 tentang Parkir dan Retribusi Parkir.

Retribusi parkir untuk sepeda motor atau roda dua Rp 1.000 untuk satu kali parkir. Sedangkan untuk kendaraan dinas atau pribadi roda empat besarannya Rp 2.000 tiap kali parkir. "Para juru parkir tidak boleh memungut melebihi pungutan lainnya," tukasnya. (*)





Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribunpekanbaru


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus