Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Pasang Listrik, Teknisi di Batam Tewas Akibat Kesetrum dan Terjatuh dari Plafon

Selasa, 07 November 2017

Kapolsek bersama anggotanya melakukan penyelidikan. (Foto:Indra/FokusRiau.Com)

BATAM-Tangis histeris terdengar begitu kuat, kala sang istri teknisi listrik Jontiller (46), warga Bengkong Tengah Blok Q No 11 RT004/RW.008, Kelurahan Tanjungbuntung, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Kepri melihat tubuh suaminya sudah terbujur kaku. Jontiller tewas menggenaskan akibat tersengat listrik, Selasa (7/11/2017) sekitar pukul 08.20 WIB.

Pria kelahiran Sumatera Utara, 20 November 1971 tersebut menghembuskan napas terakhir saat memasang instalasi listrik di sebuah rumah warga Bengkong Abadi Baru. Kapolsek Bengkong AKP Buala Harefa membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, korban meninggal diduga akibat tersetrum listrik. Korban kemudian terjatuh dari ketinggian 5 meter dan kepalanya membentur lantai semen rumah, sehingga mengeluarkan darah segar.

“Sudah dilakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) bersama tim Inafis/identifikasi Polresta Barelang. Jenazah korban kemudan dibawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani visum et refertum atau diotopsi,” kata AKP Buala Harefa didampingi Kanit Reskrim IPTU Tigor Dabariba kepada fokusriau.com, Selasa (7/11/2017).

Dijelaskan, korban sehari-hari bekerja sebagai teknisi listrik. Sebelum naas tiba, korban sedang memasang instalasi listrik di Bengkong Abadai Baru. “Disamping korban ditemukan peralatan kerja, mulai gunting kabel, piting bola lampu, isolatip, taspen dan peralatan listrik lainnya dalam tas milik korban. Tidak ada tanda-tanda kekerasan lain di tubuh korban, hanya luka di bagian kepala akibat terjatuh dan terbentur ke lantai,” ujarnya.  

Diuraikan, kejadian berawal saat korban memasang instalasi listrik di plafon rumah warga. Tidak berselang lama, saksi Erwin dan Leovoldo yang berada dalam rumah mendengar teriakan keras diikuti bunyi ada benda terjatuh.

Kaget mendengar hal itu, saksi langsung ke luar mencari tahu sumber bunyi. Saksi kaget melihat korban tergeletak di lantai rumah dan kepala korban mengeluarkan darah segar. Begitu didekati saksi, sambil memeriksa denyut nadi dan kondisinya, korban sudah tidak bernapas.

“Seketika saksi dua Leo mematikan aliran listrik dari saklar rumah. Lalu Erwin pergi melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Bengkong. Lima menit kemudian, saya bersama anggota Polsek Bengkong langsung ke lokasi dan berkoordinasi dengan Polresta Barelang untuk olah TKP bersama tim Inafis/identifitas,” ungkapnya.

Di lokasi kejadian terlihat Camat Bengkong M Taher dan staffnya serta Ketua RT dan RW setempat melihat kejadian menggenaskan tersebut. (indra h piliang)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus