Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Daerah

Pasca Pengesahan APBDP 2017, Elva: Bupati Mursini Telaten Mengelola Manajemen Konflik!

Jumat, 10 November 2017

Elva Susanto SH, MH. (Foto: Jhon/FokusRiau.Com)

PEKANBARU-APBD Perubahan tahun anggaran 2017 Kuantan Singingi sudah disahkan, 8 November lalu. Pengesahan tersebut merupakan bukti kompaknya eksekutif dan legislatif dalam menyelesaikan persoalan anggaran pembangunan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kuansing. Namun demikian, pengesahan tersebut ternyata menyisakan persepsi berbeda di tengah masyarakat.

Tokoh muda asal Kuansing Elva Susanto SH. MH, Kamis malam mengatakan, meski berdomisili di Pekanbaru, dirinya mengaku selalu mengikuti perkembangan dan pembangunan di Kuansing.

"Kalau kita mereplay kembali, proses demokrasi di Kuansing sebenarnya cukup dinamis. Setelah terjadi adu argumen antara eksekutif dan legislatif saat penganggaran, terutama saat anggota DPRD Musliadi bersitegang dengan Plt Sekdakab Muharlius pada pembahasan RAPBD-Perubahan 2017, Selasa (24 /10/2017) lalu, akhirnya APBD Perubahan disahkan juga," ujarnya.

"Setau saya, Musliadi dan sejumlah anggota dewan kaget atas informasi Muharlius soal jumlah tenaga honorer yang mencapai 7.000 orang. Karena itu, Musliadi minta seluruh tenaga honorer yang dirumahkan agar kembali dipekerjakan dan pemkab mengalokasikan kembali gaji mereka. 

Dengan ketegangan tersebut, pemerintah akhirnya mengambil jalan tengah dengan mengakomodir 357 tenaga honorer yang masih bekerja berdasarkan data OPD. "Saya sebagai praktisi hukum memandang, H Mursini sebagai bupati sangat telaten dalam menghadapi sebuah konflik dengan menerapkan manajemen konflik. Dimana nama beliau besar dan berkarir dari dunia politik. Tentu beliau tidak akan mau tersandung kasus hukum dan beliau akan tetap taat kepada azas kebersamaan dan kepentingan rakyat," ujarnya.

Walaupun banyak masyarakat kecewa, tetapi mayoritas masyarakat Kuansing lebih bijak memandang dan akan legowo menerima keputusan pemkab tersebut. (jhon hendri)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus