Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Metro Pekanbaru

Pasien Terakhir Covid-19 di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Dinyatakan Sembuh

Senin, 01 Juni 2020

Direktur RSUD Arifin Achmad (kanan) memberikan surat keterangan sembuh. (Foto:Antara)

PEKANBARU-Pasien positif terakhir Covid-19 yang dirawat di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Riau telah dinyatakan sembuh dan dipulangkan, Minggu siang.

"Ini hal terbaik buat kami setelah dua bulan terakhir. Ini adalah pasien positif terakhir yang sembuh di RSUD Arifin Achmad. Semoga tidak ada lagi penambahan pasien positif ke depannya," kata Direktur RSUD Arifin Achmad dr Nuzelly Husnedi MARS.

Sejumlah tenaga kesehatan mulai dokter, perawat sampai Direktur RSUD AA menggelar syukuran sederhana saat kepulangan pasien terakhir itu di pintu keluar ruang perawatan pasien Covid-19. 

Mereka berdiri sambil bertepuk tangan melepas pasien yang didorong dengan kursi roda melintasi lorong menuju halaman samping RSUD milik Pemprov Riau tersebut. Menurut Nuzelly, pasien terakhir berinisial S (47) merupakan warga Pekanbaru yang diduga tertular, karena ada riwayat perjalanan ke daerah terjangkit di luar Riau.

Pasien tersebut sudah cukup lama dirawat di sebuah rumah sakit swasta, namun tak kunjung sembuh. Akhirnya dia dirujuk ke RSUD AA dan menjalani pengobatan selama seminggu dan dinyatakan sembuh.

"Alhamdulillah pasien ini sudah dua kali hasil tes swab negatif, sudah dinyatakan sembuh oleh dokter yang merawatnya dan bisa dipulangkan. Kita bersyukur karena di Pekanbaru ini ada 22 rumah sakit rujukan Covid-19 dan RSUD Arifin Achmad adalah rujukan utama yang menangani pasien dengan kondisi berat," ujarnya.

Dikatakan, RSUD kini masih merawat delapan pasien dalam pengawasan (PDP) yang masih menunggu hasil uji spesimen untuk memastikan apakah terinfeksi Covid-19 atau tidak. "Harapannya ini hasilnya negatif dan pasien berikutnya tidak ada lagi," kata Nuzelly.

Sementara pasien S yang baru sembuh mengaku sudah menjalani total perawatan sekitar 23 hari sejak 8 Mei lalu di rumah sakit swasta di Pekanbaru. Dia akhirnya dirujuk ke RSUD AA pada tanggal 26 Mei sampai sembuh.

Sebelum sakit, dia mengaku melakukan perjalanan ke Jakarta, Batam dan Palembang untuk keperluan kerja. Ia mengaku awalnya tidak menyangka bisa tertular Covid-19, karena merasa sudah melakukan pencegahan seperti mengenakan masker saat di melalui Bandara.

"Selama interaksi itu mungkin kita gak tahu mana yang ada gejala COVID-19, atau yang sudah carrier atau yang sakit, karena itu virus gak nampak sama kita. Jadi saya disana sudah pake masker juga, tapi tetap masih juga bisa kena virus," ujarnya. (*)




Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Antara


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus