Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Ekonomi

Pasokan Melimpah, Harga Sayuran di Pekanbaru Turun

Senin, 25 Maret 2013


PEKANBARU-Harga sayuran di sejumlah pasar tradisional Pekanbaru beberapa pekan terakhir mengalami penurunan bervariasi antara Rp350 sampai Rp1.000 per kilogram.

"Beberapa komoditas sayuran memang mengalami penurunan bervariasi. Hal ini disebabkan karena pasokan melimpah," kata petani sayur di Kelurahan Maharatu, Parjo, Minggu (24/3).

Menurutnya, sayuran yang harganya turun drastis seperti bayam beberapa waktu lalu dijual dengan harga Rp700 turun dan sekarang turun menjadi Rp350. Kemudian kangkung dari Rp1.000 turun menjadi Rp500, selada dari Rp1.000 turun menjadi Rp600 dan pare dari Rp4.000 turun menjadi Rp2.500. Kondisi itu turut mempengaruhi modal petani.

"Anjloknya harga sayur mayur di pasaran membuat tidak sesuainya pemasukan dan pengeluaran petani lokal," kata Ketua Kelompok Usaha Bersama Suka Maju, Kelurahan Maharatu, Widianto, Minggu (24/3).

Menurutnya, harganya sudah sangat jauh menurun dan tidak sesuai lagi. Terkadang sayur yang dipanen banyak terbuang karena tidak laku di pasaran, akibatnya petani rugi. "Harga sayur sekarang ini dibawah normal, sehingga petani merasa dirugikan karena banyaknya pasokan sayur dari luar," ujar Widianto.

Petani tidak mempunyai waktu untuk menjual sayur di pasaran. Karena itu, petani hanya menjualnya pada toke sayur. Terkadang sayur yang dijual toke di pasar tidak habis, karena sayur mayur banjir di pasaran.

Untuk itu, diharapkan pemerintah bisa segera mencari solusi agar harga sayur mayur lokal tetap stabil di pasaran. "Kalau terus begini bakal tidak bisa makan kami. Karena itu, kami minta pemerintah segera membantu memecahkan persoalan ini," harap Widianto. (anr)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus