Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Ekonomi

Pedagang Keluhkan Mahalnya Harga Kios Dumai Expo

Jumat, 26 April 2013


DUMAI-Puluhan pedagang di Kota Dumai mengeluhkan tingginya tarif sewa kios atau lapak di sekitar Taman Bukit Gelanggang atau Dumai Central Park yang menjadi pusat kegiatan Dumai Expo dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Dumai XIV. Pedagang menilai, sewa lapak yang ditetapkan koordinator usaha kecil menengah tebilang sangat tinggi dan tidak terjangkau.
 
Pantauan FokusRiau.Com di lokasi Dumai Expo, Jumat (26/4) terlihat puluhan pedagang sedang mempersiapkan kios mereka yang belum rampung. Sedangkan sebagian lainnya sedang sibuk menyusun dagangan yang akan meraka jajakan kepada pembeli. Namun pedagang yang sedang bersiap-siap ketika dihubungi mengeluhkan nilai sewa yang ditetapkan koordinator UKM.
 
Menurut Sayuti, salah seorang pedagang alas kaki berupa sepatu dan sendal asal Kota Jambi, dirinya terkejut mendengar besarnya sewa lapak yang ditetapkan panitia. “Sewa lapak beserta tenda yang ukurannya sekitar 6 x 6 meter dihargai Rp10 juta. Padahal, kita hanya sanggup mengambil setengahnya atau sekitar Rp5 juta,” tukasnya.
 
Dikatakan, dirinya baru saja mengikuti event yang dilaksanakan Pemerintah Kota Palembang minggu lalu. Usai berjualan di Palembang, dirinya langsung berangkat menuju Kota Dumai. Namun di luar dugaan, sampai di Dumai diketahui sewa lapak yang ditetapkan sangat tinggi dan tidak masuk akal.
 
“Kami kecewa dengan besarnya sewa lapak di sini. Sewa lapak di Palembang harganya cuma Rp5 juta dengan ukuran yang jauh lebih besar dan lantainya bagus. Kami sudah menghabiskan uang cukup banyak untuk datang ke mari, bagaimanapun juga tidak mungkin kami kembali ke kampung dan mau tidak mau dagangan yang kita bawa ke sini harus dijual,” tuturnya.
 
Selain Sayuti, keluhan serupa juga disampaikan Abdul, pedagang batik Solo yang datang dari Batusangkar, Sumatera Barat. “Selain sewa lapak, kami juga harus merogoh kantong untuk menyewa papan lantai kios kami. Tanahnya penuh lumpur, kalau tidak diberi papan bagaimana mungkin pengunjung mau masuk ke kios kami. Sementara harga sewa papan saja sebesar 20 ribu rupiah,” ujarnya.
 
Hingga berita ini dirilis, koordinator lahan UKM belum dapat ditemui untuk konfirmasi terkait besaran nominal sewa yang dikeluhkan para pedagang. (dik)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus