Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Metro Pekanbaru

Pekan Ini APBD Perubahan 2018 Akan Disahkan, Sekko HM Noer: Lebih Cepat Lebih Baik

Minggu, 23 September 2018

Ilustrasi. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-DPRD Pekanbaru menjadwalkan pengesahan APBD Perubahan 2018 pekan ini atau akhir September. Informasi tersebut sudah beredar di Banggar DPRD, dimana ketuk palu anggaran perubahan akan dilakukan, Senin (24/9/2018) besok.

"Saya belum dapat informasi itu, tapi bisa saja iya," kata Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Jhon Romi Sinaga SE, Minggu (23/9/2018). 

Sebab akan ada kaitannya dengan pembangunan di Pekanbaru. Apalagi sejumlah rekanan berharap, pekerjaan yang sudah dilaksanakan tahun 2018 ini, pembayarannya tidak tunda bayar. 

Sementara itu, Sekko Pekanbaru HM Noer MBS usai menghadiri sebuah acara di Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru berharap pengesahan sesuai harapan. Pembahasan finishing yang sudah dilakukan TAPD bersama DPRD diharapkan tidak ada kendala.

"Untuk APBD Perubahan, hampir final dan minggu depan clear. Seharusnya langsung ketuk palu. Kita harapkan kepada dewan, bisa cepat. Karena lebih cepat lebih bagus, karena ada regulasinya," kata Sekko.

Dijelaskan, angka pada APBD-P sebenarnya turun, karena harus menutup hutang bayar. Meski pun ada masuk dana lain, seperti dana BOS dan Silpa, tapi tetap saja tidak bertambah.

"Kalau untuk pembayaran tunda bayar pekerjaan 2017 lalu, kita siapkan Rp 156 miliar. Pembayarannya secepatnya hingga akhir tahun. Karena stok uang kita di kas daerah, kan tidak beronggok. Jadi rekanan kita minta pengertiannya," pintanya.

Sebelumnya, dari pemaparan dalam paripurna APBD-Perubahan kemarin, nilai APBD-Perubahan sudah disepakati menjadi Rp 2,6 triliun. Nilai ini naik dari APBD murni Rp 2,4 triliun. Kenaikannya dari dana BOS dan Silpa serta Bankeu yang dimasukkan kedalam anggaran perubahan.

Sebagai informasi, pendapatan Pekanbaru ditargetkan Rp 2,627 triliun yang segera disahkan terdiri dari PAD sebesar Rp 1,069,622,105,597,- lalu dari dana perimbangan Rp1,306,724,185,000,- lalu pendapatan lain yang sah Rp250,695,437,285.

Lalu belanja daerah direncanakan sebesar Rp 2,623 triliun lebih ini akan digunakan sebagai belanja langsung dan tidak langsung, serta pembiayaan daerah ditarget kan sebesar Rp 16,770 miliar. (*)




 
 
Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribunpekanbaru


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus