Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Pelajar SMP Dipukuli dan Ditendang, Uang Rp 4.000 Miliknya Diambil Paksa

Kamis, 13 Februari 2020

Kolase peristiwa perundungan. (Foto: Kompas.com)

PEKANBARU-Kasus penganiayaan seorang pelajar SMP terjadi di Purworejo, Jawa Tengah. Korban berinisial CA (16) dianiaya tiga pelajar berinisial TP (16), DF (15) dan UHA (15). Kasus tersebut bermula ketika dua pelaku meminta uang kepada korban, Selasa (11/2/2020).

DF dan TP yang merupakan kakak kelas korban awalnya masuk ke dalam kelas dan meminta uang Rp 2.000 kepada korban. Namun korban menolak. Kemudian DF dan TP diikuti UHA menganiaya korban. Ketiganya kemudian memukuli dan menendang korban. Korban tampak kesakitan.

Penganiayaan itu direkam menggunakan ponsel oleh F dan disuruh oleh tersangka TP. Setelah itu TP mengambil paksa uang Rp 4.000 dan mengancam korban agar tidak melaporkan aksi mereka.

"Korban menjawab 'ojo (jangan)'. Selanjutnya DF dan tersangka lainnya melakukan kekerasan. Ada yang menggunakan tangan kosong, ada yang pakai gagang sapu dan kaki," ujar Rizal, Kamis siang.

Video tersebut kemudian viral dan jadi perbicangan warga. Selain polisi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga merespons kasus perundungan itu. Ganjar meminta agar ketiganya tetap diperlakukan secara khusus, yaitu dengan sistem peradilan anak.

Sebelumnya diketahui, kasus perundungan itu terungkap setelah video penganiayaan terhadap seorang siswi SMP di Kecamatam Butuh, Kabupaten Purworejo, beredar di media sosial. Dalam video itu, tiga siswa memukuli dengan tangan, gagang sapu, dan menendang seorang siswi yang di dalam kelas.

Siswi yang dipukuli tampak diam saja sembari memegang perutnya yang terlihat kesakitan. Sementara itu, ketiga siswa SMP tersebut senyum semringah saat menganiaya siswi tersebut. (*)



Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Kompas.com


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus