Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Pelaku Pembakar Istana Siak Itu Terancam 15 Tahun Penjara, Kasus Ditutup Bila..

Kamis, 11 Januari 2018

Pelaku pembakar Istana Siak berinsial TSA diamankan. (Foto:Satria Donald/FokusRiau.Com)

SIAK-Kapolres Siak AKBP Barliansyah melalui Kasat Reskrim AKP Hidayat Perdana tidak mau menanggapi lebih jauh, terkait gangguan kejiwaan yang diduga dialami tersangka TSA alias Faisal (41), pelaku pembakaran bagian dalam Istana Siak dan sekarang sudah diamankan kepolisian. 

Sesuai Undang-undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, pada pasal 105 berbunyi, setiap orang yang dengan sengaja merusak Cagar Budaya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 66 ayat (1) 5 dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 15 tahun dan/atau denda paling sedikit Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah). 

"Kalau memang terbukti, ancaman minimal 1 tahun dan maksimal 15 tahun penjara," ujar AKP Hidayat kepada FokusRiau.Com, Rabu malam di Mapolres Siak.

Dijelaskan, sebelumnya pelaku telah diaankan di Jalan Cempedak, Pekanbaru saat menunggu mobil travel tujuan Rohil. "Jajaran Polres Siak bersama Polda Riau menangkap pelaku, Rabu sore," ujarnya. 

Untuk sekarang, pihaknya masih melakukan penyidikan terhadap tersangka. Terkait masalah kejiwaan pelaku, dimana pelaku diduga mengalami gangguan jiwa dan memiliki kartu kuning dari RS Lancang Kuning Pekanbaru, menurut AKP Hidayat akan dilakukan upaya lebih lanjut. 

"Secara riwayat benar dan pelaku masih kosumsi obat, tapi kita akan lakukan obsevarsi dulu ke RS sesuai aturan hukum yang berlaku," ulasnya. 

Jika nantinya tersangka dinyatakan positif mengalami gangguan kejiwaan, menurut Kasat, tentu kasus ini tak bisa diteruskan alias SP3. "Kalau memang dia tak waras, kasusnya akan langsung kita tutup," tukasnya. (satria donald)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus