Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Pelaku Pembunuhan Ternyata Simpatisan ISIS, Kapolda Perintahkan Kapolresta Koordinasi Densus 88

Senin, 02 Juli 2018

Rumah kontrakan yang ditinggali RH kini diberi garis polisi. (Foto:Tribunpekanbaru)

PEKANBARU-Penangkapan pelaku pembunuhan di Cipta Karya, Kecamatan Tampan, Pekanbaru yang ternyata merupakan salah satu simpatisan ISIS kini terus dikembangkan. Kapolda Riau Irjen Pol Nandang langsung memerintahkan Kapolresta Pekanbaru Kombes Po Susanto untuk langsung berkoordinasi dengan Detasemen Khusus (Densus) 88.

Koordinasi diperlukan untuk memastikan status RH dan Fa yang sekarang diamankan Polresta Pekanbaru, terutama untuk mengungkap keterkaitannya dengan jaringan ISIS. "Nanti apakah ada hubungan kelompok lain, itu masih dalam pengembangan. Saya sudah perintahkan Kapolresta berkoordinasi dengan Densus 88. Karena yang punya database jaringan teroris adalah Densus 88," ungkap Irjen Nandang, Senin (2/7/2018) di Pekanbaru.

Bukti keterkaitan keduanya dengan ISIS baru merupakan bukti awal yang dikantongi kepolisian. Saat ini, rumah yang dikontrak RH telah diberi garis polisi. Sejauh ini, dari sejumlah bukti yang ditemukan, Kapolda masih belum berani memastikan hubungannya dengan salah satu organisasi terorisme, termasuk berafiliasi dengan ISIS.

"Kita memang sudah menemukan beberapa bukti ke arah situ (jaringan ISIS,red), tapi itu memerlukan pendalaman lebih lanjut. Kita tidak mudah memvonis sesuatu sebelum didukung data yang sangat akurat," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, RH alias AH (21) dibekuk Tim Buser Polresta Pekanbaru di rumahnya Jalan Cipta Karya, gang Masjid Nurul Illahi, Kecamatan Tampan. Bersama pelaku, polisi menemukan empat helai bendera ISIS, dua kampak, satu celurit, tiga keping CD dan satu kaleng cat pilot warna putih (diduga digunakan untuk membuat bendera ISIS).

Penangkapan pelaku dilakukan setelah Tim Opsnal Mapolsek Tampan dibantu Unit Reskrim Polresta Pekanbaru melakukan penyelidikan beberapa bulan terhadap pelaku utama berinisial YZ yang sekarang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Polisi akhirnya mengamankan pelaku lain berinisial RH di rumahnya. (*)




Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribunpekanbaru


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus