Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Pembangunan Stadion Batu Canai Terancam Gagal
Senin, 23 September 2013 - 10:22:35 WIB
RENGAT-Sepertinya sumur minyak milik perusahaan PT. Medco E&P Lirik yang ditemukan di areal pembangunan stadion mini Batu Canai di Kelurahan Pematangreba, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu bisa menggagalkan pembangunan stadion tersebut.

Tidak hanya itu, sumur minyak yang dibangun sejak tahun 1974 lalu oleh PT. Medco tidak hanya mengancam kegagalan pembangunan stadion, namun juga bisa menggagalkan kelangsungan acara Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau yang rencananya akan berlangsung di Inhu.

Sebab stadion batu canai nantinya akan digunakan sebagai tempat perlombaan cabang olahraga atletik. Dengan demikian, bila pipa yang ada pada sumur tua tersebut tidak diangkat, akan mengancam kelangsungan pembangunan stadion. Karena keberadan sumur tersebut tepat di lintasan atletik yang akan dibangun.

Saat ini, PT Madona Jaya Abadi, selaku kontraktor pelaksana harus menunggu pipa pada sumur tua tersebut dipotong PT Medco E&P atau pihak terkait. "Sehubungan dengan keberadaaan pipa tersebut, kita sudah menyampaikan hal ini kepada PT Medco E&P, karena kontrakor pelaksana proyek tidak bisa dan tidak boleh memotongnya sendiri karena dikhawatirkan masih berbahaya. Tetapi PT Medco E&P belum memberikan kepastian karena mereka masih menunggu jawaban dari pusat,” kata Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata Inhu, Armansyah, akhir pekan lalu di Rengat.

Dijelaskan, keberadaan sumur migas tua bekas eksplorasi PT Medco baru diketahui setelah kontraktor pelaksana melakukan pengurukan tanah sedalam 6 meter untuk pembangunan lintasan atletik.

Akibatnya, pekerjaan pembangunan lintasan atletik terkendala karena posisi sumur migas tua itu berada persis dilokasi yang akan dibangun. Keberadaan sumur tua juga sudah ditinjau langsung anggota Komisi C DPRD Inhu, Kamis (19/9) sore kemarin.

Meski demikian, Armansyah memastikan status lahan Stadion Batu Canai tidak akan bermasalah. Sebab sampai saat ini tidak ada protes dan gugatan dari PT Medco E&P. Keberadaan sumur tua di lokasi tersebut belum sempat digunakan untuk ekplorasi dan masih dalam tahap uji coba produksi. Sejauh ini PT Medco E&P belum membebaskan lahan tersebut. “Pada tahun 1970-an untuk mengetahui ada atau tidak minyak bumi langsung di uji coba pengeboran. Itu juga yang dilakukan di lokasi Stadion Mini Batu Canai tersebut. Tetapi karena minyaknya masih muda, sehingga belum bisa diambil,” ujarnya.

Armansyah membenarkan, pembangunan lintasan atletik di Stadion Mini Batu Canai ditargetkan selesai pada tahun 2013 ini. Namun untuk pekerjaan lain, seperti pembangunan tribun dilakukan secara bertahap hingga tahun 2014 mendatang. Dan untuk tahun 2013 ini, pembangunan tribun masih sebatas struktur saja.

Sedangkan anggaran yang dialokasikan untuk pekerjaan pembangunan lintasan atletik dan pembangunan Stadion Mini Batucanai pada tahun 2013 ini senilai Rp 20 miliar yang dialokasikan dari APBD Inhu tahun 2013.

Pada APBD Perubahan tahun 2013 ini, kita kembali mengajukan tambahan Rp 6 miliar untuk pembangunan drainase, pondasi lampu serta pembangunan rumput stadion. Dua item pekerjaan ini diperkirakan dapat dikejar hingga tahun anggaran berakhir. “Drainase ini sangat penting karena kalau hari hujan, kita khawatir air akan menggenangi lintasan atletik sehingga akan menganggu saat pelaksanaan pertandingan pada Porprov mendatang,” tukasnya. ‬(jef)
Pembangunan Stadion Batu Canai Terancam Gagal



Berita terkait :



Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus