Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Pemkab Rohul

Pemkab Lakukan Program Peremajaan Kebun Sawit Warga

Sabtu, 20 April 2013


PASIR PENGARAYAN-Pemerintah Kabupaten Rohul terus berusaha meminimalisir angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan membuka lapangan kerja baru melalui program replanting atau peremajaan kebun sawit masyarakat dengan target 5 ribu hektare lahan.

Kepala Dinas Kehuatanan dan Perkebunan Rohul, Sugiyarno kepada wartawan di Pasir Pangarayan mengatakan, dalam menjalankan program replanting peremajaan kebun sawit, Pemkab Rohul bekerja sama dengan PTPN V dengan bapak angkat PT Bank Mandiri Tbk.

Peremajaan kebun sawit tengah dilaksanakan, dengan luas 2 ribu hektare, seribu hektare di Desa Dayo dan seribu hektare lainnya di Desa Bono Tapung, Kecamatan Tandun. Tahun 2014 nanti, program tersebut kembali akan dilajutkan seluas 2 ribu hektare, seribu hetare di Desa Boncah Kesuma, Kecamatan Kabun dan Desa Kumain Tandun.

"Pemkab Rohul, PTPN V dan PT Bank Mandiri sudah menandatangani MoU terkait pelaksanaan replanting kebun sawit di lima desa untuk Kecamatan Kunto Darussalam dan sekarang tinggal pelaksanaannya," ujar Sugiyarno, Sabtu (20/4).

Peremajaan pertama kebun sawit berlangsung di Desa Tapung Jaya tahun 2010 dan dihadiri Dewan Komisaris PTPN V, Letjen (Purn) Syarwan Hamid, Dirjenbun Kementan, Kamal, Direksi PTPN V dan PT Bank Mandiri. Menurut Sugiyarno, program pro rakyat dilaksanakan Pemkab Rohul bukan hanya peremajaan kebun sawit tapi juga kebun karet petani yang sudah tua juga akan diremajakan.

Malahan, disela-sela peremajaan tanaman juga akan dilakukan program tumpang sari seperti palawija, kedelai, jagung dan tanaman lainnya. Kerja sama ini akan menguntungkan petani, karena selain mereka bekerja untuk menanam kebunnya mereka diupah, petani hanya dikenakan Bunga KUR berkisar 7-8 persen. Sehingga dengan program itu masyarakat sangat antusias dan mendukung program peremajaan tersebut.

Di sisi lain, Bupati Rohul, H Achmad menyebutkan, terobasan Pemkab Rohul dengan melaksanakan peremajaan kebun sawit seluas 5 ribu hektare menggunakan pola bapak angkat dengan pembiayaan PT Bank Mandiri Tbk, baru pertama dilaksanakan. "Kabupaten Rokan Hulu merupakan satu-satunya kabupaten di Indonesia yang melaksanakan program tersebut. Diharapkan, program tersebut akan jadi percontohan di tingkat nasional, termasuk Riau untuk bidang peremajaan kebun sawit," kata Achmad, kemarin.

Tahun lalu, Kabupaten Siak dan Pelalawan serta Rokan Hilir juga telah melakukan study banding ke Rohul untuk belajar setelah ditetapkannya Rohul sebagai percontohan nasional pelaksanaan program peremajaan kebun sawit. Dalam MoU program peremajaan itu, Bank Mandiri sudah menyatakan kesiapannya untuk membiayai program pola KKPA sekitar 15 ribu hektare di Kecamatan Rokan IV Koto dan Kepenuhan termasuk Kunto Darussalam.
 
"Tentu program ini akan mengurangi angka kemiskinan di Rohul, selain membuka lapangan kerja baru dan meningkatnya prekonomian masyarakat  kita," papar Achmad. Program peremajaan ini merupakan modal bagi Riau ke depan dalam peremajaan kebun sawit petani dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (adv/hms)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus