Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Nasional

Pemko Batam Berencana Perlebar Ruas Jalan Protokol Tiban-Sekupang

Selasa, 29 Mei 2018

Salah satu ruas jalan di Kota Batam. (Foto: Istimewa)

BATAM-Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau terus memfokuskan pembangunan dan peningkatan infrastruktur, seperti pelabaran jalan yang sudah dan sedang dalam pengerjaan. Sejumlah ruas jalan di kawasan Jodoh, Nagoya, Tanah Longsor, Pelita, Windsor, Penuin, Sei Panas dan Batam Center masuk dalam rencana pelebaran tersebut.

Tahun 2020, Pemko Batam memfokuskan pelebaran jalan protokol Simpang Jam-Sekupang menjadi lima lajur. Jalan Gajah Mada itu rencananya akan dibangun menjadi lima lajur dari kondisi saat ini dua lajur.

“Space (Jalan) di Sekupang besar, satu jalur bisa lima lajur. Seperti Batam Centre bisa. Tahun 2020 kita mulai rambah ke sini (Tiban-Sekupang),” kata Walikota HM Rudi pada Safari Ramadan Pemko Batam di Masjid Raudhatul Jannah, Tiban Raya, Kelurahan Tiban Baru, akhir pekan lalu.

Menurut Rudi, selain jalan utama, pemko juga akan membangun jalan di bagian dalam. Tepatnya dari Tiban Princess di Kelurahan Tiban Indah sampai ke Mentarau, Kelurahan Patam Lestari, Kecamatan Sekupang. Jalan di kawasan ini akan dibuat menjadi dua lajur tahun depan.

“Nantinya ingin kita sambungkan (jalan lingkar) sampai Tanjung Uma sehingga akses jalan dari Tiban ke Nagoya jadi cepat. Termasuk dari Patam Lestari semakin mudah ke Nagoya,” ujarnya.

Dikatakan, pemerintah ke depannya ingin mengembangkan Batam sebagai daerah tujuan wisata. Termasuk Kampung Tua seperti Patam Lestati. Karena itu, HM Rudi berharap dukungan masyarakat setempat untuk mewujudkan mimpi nyata tersebut.

“Kita ingin Batam jadi tujuan wisata, bagaimana kita bikin wisatawan datang kemari. Ayo bapak-ibu sambut peluang ini. Karena ada potensi pariwisata di Patam ini. Tadi kata panitia jembatan Patam ramai setiap akhir pekan oleh orang lokal. Bagaimana nanti dibuat ikon sehingga wisatawan dari luar juga datang ke Patam Lestari,” tukasnya.

Selain itu, Rudi menyarankan, daerah-daerah lain di Kota Batam juga bisa ikut berbenah untuk menarik wisatawan. Misal di satu tempat mengembangkan tempat yang cantik untuk berfoto. Kemudian di lokasi lain mengangkat kuliner khas Melayu. (*)
 
 
 

Penulis: Indra H Piliang
Editor: Boy Surya Hamta 
Sumber: Media Center


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus