Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Daerah

Pemko Batam, Jepang dan China Jajaki Kerjasama Pengelolaan Sampah dan Pangan

Jumat, 09 Maret 2018

Pemko Batam menggelar sosialisasi. (Foto:Istimewa)

BATAM-Pemerintah Kota Batam mulai menjajaki kerjasama pengelolaan sampah dan investasi ketahanan pangan dengan Jepang dan China. Selain itu, tahun ini pemko akan menandatangani perjanjian kerjasama dengan lima daerah di Indonesia.

"Tahun ini dalam tahap penjajakan, Jepang dan China serta lima daerah di Indonesia. Semua terkait dengan pengelolaan sampah dan investasi ketahanan pangan," kata Kepala Bagian Tata Pemerintahan Pemko Batam Rudi Panjaitan dalam sosialisasi penyelenggaraan kerjasama antar daerah dan instansi terkait di PIH Batam Centre, kemarin.

Kata Panjaitan, mengenai ketahanan pangan, kerja sama yang ingin dilakukan lebih kepada pemanfaatan teknologi pertanian. Karena tanah di Kota Batam yang tidak bagus untuk bercocok tanam, maka perlu dibantu dengan teknologi pangan. "Jadi MoU-nya itu tentang teknologi yang akan dibawa ke sini. Untuk antisipasi kondisi tanah kita," ujarnya

Dijelaskan, sejak awal tahun Pemko Batam sudah menandatangani tiga memorandum of understanding (MoU) dan dua perjanjian kerja sama. Sedangkan di sepanjang 2017 lalu, ada 63 perjanjian kerjasama dan delapan MoU yang Pemko Batam tanda tangani.

"Perjanjian kerjasama ini penting, karena ada kebijakan Walikota yang tidak bisa selesai di tangan Pemko Batam, tapi harus ditindaklanjuti melalui MoU dengan pihak lain. Inilah yang diatur dalam Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dan itu tujuan sosialisasi kita hari ini," ulasnya.

Peserta sosialisasi adalah asosiasi usaha, perguruan tinggi dan pihak lain. Selain itu hadir organisasi perangkat daerah (OPD) Pemko Batam yang akan tindaklanjuti perjanjian kerjasama. Contohnya Dinas Lingkungan Hidup yang akan melaksanakan kerjasama pengelolaan persampahan.

"Misalnya pengelolaan pasar induk. Tidak semuanya tuntas di pemerintah. Harus melalui kerjasama. Semangat ini yang harus digelorakan. Ada spesifikasi bidang yang bisa dikerjasamakan. Itu yang akan dibahas di kegiatan ini," tukasnya.(indra h piliang)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus