Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Nasional

Pemko Padang Kebut Pembangunan Infrastruktur Pengendalian Banjir

Selasa, 07 November 2017

Pengerukan Sungai Batang Arau. (Foto:PosmetroPadang)

PADANG-Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat terus mengkebut pembangunan infrastruktur pengendali banjir, melalui proyek banjir kanal dan pemerataan drainase di wilayah rawan bencana.

"Persoalan banjir selalu menjadi prioritas kami setiap waktu. Infrastruktur yang ada sekarang dinilai belum optimal untuk mencegah dampak bencana lebih besar," kata Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, Selasa (7/11/2017) di Padang.

Sebagai langkah awal, pemko telah berkoordinasi dengan Kementerian PU-PR terkait pembangunan infrastruktur tersebut. Hasilnya, terjadi kesepakatan untuk pemberian bantuan pembangunan kepada Kota Padang, terkait beberapa infrastruktur antara lain banjir kanal dan saluran drainase air.

Untuk banjir kanal, KOta Padang akan mendapat bantuan Kemen PU-PR berupa normalisasi Sungai Batang Kandis tahun 2019, kemudian pembuatan Masterplan Drainase Primer tahun 2018 dan tahun ini pengerukan Sungai Batang Arau.

Di samping tiga bantuan itu, pihaknya mengajukan pembangunan saluran drainase primer dari arah utara ke selatan di sepanjang jalan By Pass. Menurut rencana pembangunan drainase itu akan sejalan dengan penyelesaian jalur dua By Pass. "Total pembangunan infrastruktur pengendalian banjir di Kota Padang membutuhkan biaya Rp1 triliun," katanya.

Untuk memenuhi hal itu, pemko tetap mengalokasikan dana lewat APBD namun bantuan pusat jelas dibutuhkan untuk menyelesaikannya. Di samping itu, pihaknya membuka secara lebar bagi masyarakat yang ingin berinvestasi terkait mitigasi banjir di Padang. "Mengingat hujan ekstrem kerap terjadi, peluang terjadi banjir cukup besar untuk itu pembangunan infrastruktur pengendalinya perlu disegerakan," tambahnya. (antara)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus