Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Padang

Pemko Padang Ungkap Pasar Raya Klaster Terbesar Penularan Covid-19 di Sumbar

Senin, 01 Juni 2020

Petugas medis mengambil sampel pedagang saat tes swab. (Foto:Antara)

PADANG-Pemerintah Kota Padang mengungkap, Pasar Raya Padang menjadi klaster terbesar penularan Covid-19 di Sumatera Barat. Dari 567 kasus positif yang terdata, sebanyak 411 kasus berada di Kota Padang.

Sampai Minggu (31/5/2020), sebanyak 236 kasus dari 411 kasus corona di Sumbar berasal dari klaster Pasar Raya Padang. "Hari ini bertambah 14 kasus dari klaster Pasar Raya Padang. Totalnya 236 kasus," kata Kepala Dinas Kesehatan Feri Mulyani, Minggu kemarin.

Dikatakan, dari 14 pasien baru tersebut, tiga di antaranya merupakan pedagang, empat pelajar, dua ibu rumah tangga dan seorang tenaga kesehatan. Menurutnya, 236 kasus tersebut diperoleh dari pemeriksaan 1.759 sampel orang di klaster Pasar Raya Padang. 

Dikatakan, sampel tersebut diambil sejak sebelum Ramadan dan masih dilakukan meski tak lagi terpusat di Pasar Raya. "Pengambilan sampel massal di Pasar Raya Padang sudah selesai kemarin. Selanjutnya pengambilan sampel klaster dilakukan di puskesmas tempat tinggal orang yang termasuk klaster Pasar Raya," ujarnya.

Sampel yang diambil itu tidak hanya dari pedagang di pasar, tetapi juga dari keluarga pedagang dan petugas Dinas Perdagangan Kota Padang. Karena itu, mereka yang positif Covid-19 bukan hanya pedagang.

Awalnya, Dinas Kesehatan menargetkan mengambil 1000 sampel dari klaster Pasar Raya Padang. Kini mereka sudah mengambil sampel melebihi target. Pihaknya akan mengambil sampel sebanyak mungkin dari klaster Pasar Raya Padang untuk menekan penularan Covid-19 dari klaster itu.

Orang yang telah diambil sampelnya, menurut Feri, diisolasi di berbagai tempat. Ada juga orang yang melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing di bawah pengawasan Dinas Kesehatan. Dari 236 orang yang positif Covid-19 di klaster Pasar Raya Padang itu, 58 sudah sembuh, dan 3 meninggal.
 
Sebelumnya, Pasar Raya Padang sempat dua kali ditutup karena menjadi klaster penularan Covid-19. Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Andree Algamar mengatakan, sejak pasar tersebut ditetapkan sebagai klaster penularan Covid-19, semua pedagang dan pengunjung pasar itu diwajibkan memakai masker.

"Tim gabungan memastikan semua orang yang masuk Pasar Raya Padang memakai masker. Orang yang tidak pakai masker tidak boleh masuk," tukasnya. (*)




Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: CNNIndonesia


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus