Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Nasional

Pemprov Sumbar Terima Penghargaan Ketahanan Pangan

Kamis, 19 Juli 2012


PADANG-Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memperoleh penghargaan ketahanan pangan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Penghargaan diserahkan presiden di Grand Bali Room, Hotel Kempinsky Grand Indonesia, Jakarta dan diterima langsung Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno.

"Alhamdulillah, kita mendapatkan penghargaan dari kepala negara terkait peningkatan produksi beras yang melebihi lima persen," kata Gubernur, kemarin di Padang. Menurutnya, peningkatan produksi beras terjadi karena imbas dari gerakan percetakan sawah baru di kabupaten/kota di Sumatera Barat. Pemprov Sumbar sejak dua tahun terakhir, terus mendorong pembukaan lahan terlantar untuk cetak baru dengan memberikan bantuan senilai Rp10 juta/hektare kepada petani penggarap.

Gerakan cetak lahan sawah baru, menurut gubernur, terus dilaksanakan bupati dan wali kota se-Sumbar, sehingga produksi beras dari tahun ke tahun meningkat. Namun masalah yang dihadapi petani sekarang adalah ketersediaan benih. Karena sistem bibit dengan mengandalkan pengadaan dari pusat, dimana dampaknya mengganggu sistem tanam dan panen yang tidak bisa dilakukan serentak. Sedangkan produksi penangkar di daerah, belum mencukupi untuk pemenuhan kebutuhan benih bagi petani pada sentra-sentra padi Sumbar. 

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sumbar, Ir Djoni mengatakan, surplus beras pada 2011 sudah mencapai 663.788 ton setelah ditekan konsumsi 2,5 persen. Ketersedian beras Sumbar pada 2011 sebesar 1.268.535 ton, artinya produksi mengalami peningkatan melebihi dari lima persen. Sedangkan pada 2012 ditargetkan ketersediaan beras sebanyak 1.363.172 ton, dari jumlah tersebut surplus sekitar 765.621 ton setelah ditekan konsumsi 2,5 persen.

Menurutnya, upaya pencapaian target per tahun tersebut, makanya berbagai program pendukung telah dan sedang dilaksanakan, termasuk pembukaan lahan sawah baru yang ditargetkan 2.250 hektare pada 2012.

Selain Gubernur Sumbar, masih ada tujuh Bupati di Sumbar yang menerima penghargaan ketahanan pangan, yakni Bupati Pasaman Barat, Lima Puluh Kota, Tanah Datar, Solok, Solok Selatan, Sijunjung dan Kabupaten Dharmasraya. Sedangkan Walikota yang menerima penghargaan serupa Kota Payakumbuh, Padang Panjang dan Kota Sawahlunto.

Keberhasilan Pemprov Sumbar bersama Kabupaten/Kota menerima penghargaan ketahanan pangan, tidak terlepas dari keberhasilan Sumbar dalam meningkatkan produksi beras di atas lima persen. Upaya-upaya itu dilakukan pada program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN). (soc/deb)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus