Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Nasional

Pemprov Sumbar Tiadakan Salat ke Masjid di Daerah Terjangkit Corona

Jumat, 27 Maret 2020

Ilustrasi. (Foto:Istimewa)

PADANG-Pemerintah Provinsi Sumatera Barat meniadakan aktivitas salat Jumat dan salat fardu lima waktu di masjid-masjid yang telah dinyatakan terjangkit covid-19. Kamis (26/3/2020), Sumbar sudah mengonfirmasi lima pasien positif terjangkit virus corona. 

Dua pasien asal Bukittinggi, satu pasien dari Tanah Datar dan satu pasien dari Pesisir Selatan. 

"Sehubungan dengan perkembangan terkini Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Sumatera Barat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat mengeluarkan maklumat meniadakan penyelenggaraan Salat Jumat di Masjid-Masjid pada daerah-daerah berjangkitnya Covid-19. Meniadakan Salat fardhu berjama’ah di Masjid/ Mushalla/ Surau di daerah tempat berjangkitnya wabah dan mengimbau umat untuk melaksanakannya di rumah masing-masing," demikian maklumat Pemprov Sumbar melalui salinan yang disiarkan Kepala Biro Humas Pemprov Sumbar Jasman Rizal.

Jasman menjelaskan, pemerintah bersama MUI Sumbar meminta untuk meniadakan salat Jumat dan salat fardhu ke masjid sementara waktu, karena dikhawatirkan atau berpotensi mengakibatkan semakin mewabahnya penularan Covid-19 dan kepada jamaah.

Selain itu, Pemprov Sumbar meminta pengurus masjid di daerah terjangkit agar tidak mengadakan pengajian atau hal apapun yang menimbulkan keramaian. Meski begitu, Pemprov Sumbar tetap meminta pengurus masjid untuk tetap mengumandangkan azan untuk menandakam waktu salat.

"Mengimbau setiap Masjid/Mushalla/Surau untuk tetap mengumandangkan azan pada lima waktu salat fardhu dan menambahkan di akhir azan dengan lafadz Shallu fii buyuutikum yang artinya salatlah di rumah Anda sekalian," ucap Jasman.

Seperti diketahui, saat ini di Sumbar sudah ada lima pasien terjangkit covid-19. Dari lima orang tersebut, tiga pasien dinyatakan positif dari hasil penelitian Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang. Dua pasien lagi dinyatakan positif dari hasil penelitian laboratorium Litbang Kementerian Kesehatan RI.

Data yang diterima Pemprov Sumbar kata Jasman, 5 orang pasien positif corona tersebut berasal dari Kota Padang 1 orang, dari Kabupaten Pesisir Selatan 1 orang, dari Kabupaten Tanah Datar 1 orang dan Kota Bukittinggi 2 orang.

Saat ini, kata Jasman, seluruh pihak terkait telah mengambil langkah-langkah penting. Di antaranya tracking kebelakang terhadap 5 orang yang dinyatakah positif Covid-19 tersebut. (*)



Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Republika.co.id


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus