Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Lifestyle

Pendiri Apple Ajak Masyarakat Hapus Akun dan Tinggalkan Facebook

Kamis, 11 Juli 2019

Ilustrasi. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Sahabat mendiang Steve Jobs, sekaligus salah satu pendiri Apple, Steve Wozniak kembali mengajak masyarakat meninggalkan Facebook. Wozniak meminta pengguna agar segera menghapus akun Facebook mereka.

Ajakan tersebut rupanya disebabkan kekhawatiran Wozniak atas isu privasi yang terus mendera Facebook. Wozniak merasa khawatir, media sosial ini akan terus melakukan pelanggaran privasi dan memata-matai pengguna.

"Ada banyak jenis orang dan beberapa manfaat Facebook sepadan dengan hilangnya privasi. Tetapi kalau saya, merekomendasikan Anda mencari cara untuk keluar dari Facebook," kata Wozniak.

Dikatakan, tidak ada yang menjamin apakah Facebook sampai saat ini masih menguping percakapan pengguna atau tidak.

Tahun 2018, Wozniak berhenti menggunakan Facebook dan menghapus akun miliknya. Hal tersebut dipicu tindakan Facebook yang mengumpulkan banyak data pribadi untuk mencari uang lewat iklan. Facebook memang memanfaatkan data tersebut untuk melakukan tergeting ke audiens yang disasar.

"Siapa yang tahu jika ponsel saya masih bisa menguping sekarang?" keluh Wozniak sebagaimana dikutip KompasTekno dari Digital Trends, Rabu (10/7/2019).

Tak hanya Facebook, aplikasi lain yang juga berada di bawah naungan Facebook Inc. juga diduga dapat menguping percakapan pengguna. Instagram salah satunya.

Namun demikian, Adam Mosseri, CEO Instagram pada Juni lalu sempat menyangkal tuduhan tersebut. Dia mengatakan, Instagram tidak bisa mendengar percakapan pengguna. Tetapi satu hal yang perlu digarisbawahi, reputasi Facebook terhadap perlindungan data pengguna sangatlah buruk.

Apalagi setelah skandal kebocoran data pada kasus Cambridge Analytica menyeruak. Tahun 2018 lalu, tak hanya Steve Wozniak, CEO Apple Tim Cook sudah lebih dulu mengritik Facebook dengan mengatakan bahwa Apple sebenarnya bisa saja memanfaatkan data pengguna seperti Facebook, tetapi hal itu tidak dilakukan. (*)






 
 
Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Kompas.com


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus