Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Galeri Foto

Pengurusan LAMR Kabupaten Siak Dikukuhkan, Syamsuar: Miliki Peran Strategis

Jumat, 02 Februari 2018


SIAK-Ketua umum LAM Riau Al Ashar secara resmi mengukuhkan kepengurusan Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Siak masa bakti tahun 2018-2023, Kamis (8/2/2018) pagi di Gedung LAM Riau Kabupten Siak. Hasil musyawarah yang dilakukan pengurus LAM Riau Kabupaten Siak beberapa waktu lalu memutuskan H Nazir Khatan sebagai Ketua Majelis Kerapatan Adat LAMR Kabupaten Siak.

Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat Melayu Riau Datok Al Ashar mengatakan, arus globalisasi kedepan sangat berdampak kepada pergeseran nilai-nilai budaya. Karena itu, LAM sebagai lembaga adat mampu menjaga nilai-nilai tersebut ditengah-tengah masyarakat. "Melayu ke depan ditentukan seberapa kuatnya budak Melayu yang mampu mempelajari kemelayuan itu sendiri," ujarnya.

Ditambahkan, dimana lagi tempat kita bertanya, tempat belajar, kalau bukan di lembaga Adat Melayu. Makna penting dari lembaga adat ini adalah memelihara hasanah, kekayaan, dan menyambungkan harta kekayaan yang ditinggalkan di masa lalu itu kepada masa kini dan masa depan.

Sementara itu, Bupati Siak Syamsuar selaku Datuk Setia Amanah mengatakan, lembaga adat, terlebih Lembaga Adat Melayu Riau sangat penting dan strategis peranannya dalam turut mensukseskan pembangunan daerah. Pasalnya, lembaga adat amat berpengaruh dalam mengatur tatanan masyarakat yang lebih baik.

Terbentuknya Lembaga Adat Melayu Riau merupakan buah pemikiran dari perlunya dibentuk perkumpulan pemuka adat Melayu Riau yang betujuan menggalang persatuan, kesatuan, pendapat dan pikiran serta membangkitkan batang terendam yang diwariskan oleh para pendahulu di Provinsi Riau ini.

"Batang terendam itu ialah jati diri dan Identitas Kebudayaan Melayu dalam dinamika ke-Indonesia-an yang dimiliki masyarakat melayu Riau,” terang Syamsuar.

Selain itu, Syamsuar menyampaikan tantangan kita saat ini cukup berat, terutama degradasi moral masyarakat, akibat pengaruh globalisasi serta ancaman kerusakan akhlak anak-anak kita. Generasi sekarang dan dimasa yang akan datang dipengaruhi budaya barat berdampak negatif serta bahaya narkoba dan LGBT.

"Narkoba merupakan musuh kita bersama, pemerintah telah mencanangkan saat ini darurat narkoba. Tentunya ini merupakan ancaman bagi generasi kita,  melalui lembaga adat ini. Kita bisa berbuat dengan menanamkan nilai-nilai budaya melayu pada generasi kita,” tukasnya.

Hadir saat itu Wakil Bupati Alfedri, Pengurus LAMR prop Riau, tokoh agama, tokoh adat pejabat dilingkungan pemerintah kabupaten Siak, anggota DPRD Siak, unsur Forkopimda kabupaten Siak dan undangan lainnya. (satria donald)

 
Bupati Syamsuar didampingi Wabup Alfedri dan Ketua LAMR Al Ashar duduk mendengarkan prosesi pengukuhan. (Foto:Humas/FokusRiau.Com) 
 
 
Bupati Syamsuar memasangkan kris usai pengukuhan.(Foto:Humas/FokusRiau.Com) 
 
 
Ketua LAMR Al Ashar memasangkan topi adat tanda pengukuhan. (Foto:Humas/FokusRiau.Com) 
 
Ketua LAMR Al Ashar didampingi Bupati Syamsuar membacakan prosesi pengukuhan. (Foto:Humas/FokusRiau.Com) 


Berita terkait :

    Terkini
    Terpopuler



     
    situs portal berita riau
    fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus